BANTEN — Upaya hijrah Fofana ke Liga Primer Inggris menjadi drama tersendiri di hari penutupan bursa transfer. Setelah sempat dianggap hampir pasti memperkuat Sunderland, pemain sayap berusia 20 tahun itu justru melakukan pembicaraan langsung dengan manajer anyar Palace, Pierre Sage, dan disebut lebih condong memilih pindah ke Selhurst Park. Palace bahkan harus memutar otak untuk menyiasati aturan Premier League yang membatasi kuota pemain pinjaman antar klub Inggris agar kesepakatan ini bisa terealisasi.
Drama Hijrah Fofana: Striker Incaran yang Berpindah Haluan
Palace menggunakan jalur berbeda untuk memuluskan transfer ini. Klub sebelumnya sudah memakai dua slot pemain pinjaman dari klub Premier League setelah mendatangkan Axel Disasi dari Chelsea dan Evan Guessand dari Aston Villa. Alhasil, kesepakatan dengan Lyon menjadi solusi agar Fofana tetap bisa merumput di Inggris selatan musim ini.
Fofana sebelumnya juga sempat ditawarkan ke Arsenal, namun The Gunners disebut enggan memenuhi banderol yang diminta. Kondisi ini membuka peluang bagi Palace yang butuh tambahan daya gedor setelah musim lalu sempat kesulitan mencetak gol secara konsisten.
Arsenal Kebagian Dua Kucuran Dana: Jesus ke Barca, Sell-On Balogun
Di tengah drama Fofana, Arsenal mengonfirmasi kepergian Gabriel Jesus ke Barcelona dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai €10 juta atau sekitar £8,6 juta. Penyerang asal Brasil tersebut menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Blaugrana, setelah kesepakatan tercapai akhir pekan lalu.
The Gunners juga masih akan menerima dana segar sebesar £7 juta dari kepindahan Folarin Balogun ke Everton. Itu berkat klausul penjualan sebesar 17,5 persen yang dimiliki Arsenal atas penyerang timnas Amerika Serikat tersebut. Selain itu, ada pula tambahan pemasukan dari transfer Brooke Norton-Cuffy dari Genoa ke Hull City.
Sorotan Pengamat: Enzo Fernandez Dinilai Sesuai Harga, Manu Koné Krusial untuk Prancis
Komentar pengamat sepak bola Kári Tulinius menjadi catatan menarik tersendiri. "Saya pikir Enzo Fernandez pemain yang cukup bagus. Dia bisa jadi starter di sebagian besar lini tengah Premier League, tapi bukan tipe yang bisa mengendalikan permainan. Namun di luar konteks nilai transfer yang tidak masuk akal, dia akan selalu dianggap mengecewakan," ujarnya.
Tulinius juga menyoroti keputusan pelatih Prancis, Didier Deschamps, yang tidak menurunkan Manu Koné sejak awal babak semifinal Piala Dunia melawan Spanyol. Menurutnya, Koné adalah pemain yang andal, menyulitkan lawan, dan membantu tim bermain lebih cepat, meski bukan tipe yang mencolok. Adapun Palace memang berencana mendatangkan Koné, namun Roma dilaporkan menolak melepas gelandang asal Prancis tersebut.
Sementara itu, soal bisnis Everton musim panas ini, pengamat Kevin Wilson menilai, "Saya pikir biaya Balogun cukup tinggi, tapi Everton secara umum melakukan bisnis yang sangat baik musim panas ini dan seharusnya merasa positif menghadapi musim ini."
Tenaga Muda untuk Palace: Pinjam Ahanor dari Atalanta
Palace juga resmi mengumumkan perekrutan Honest Ahanor dengan status pinjaman dari Atalanta. Bek remaja tersebut akan menghabiskan musim ini di Selhurst Park sebelum bergabung permanen pada tahun depan dengan nilai mencapai £40 juta. "Berada di salah satu klub terbaik bagi pemain muda di Premier League membuat saya bersyukur dan bersemangat," kata Ahanor di situs resmi klub.