Total War: Warhammer 40,000 Bakal Jadi Satu Game Besar, Bukan Trilogi Seperti Pendahulunya

Penulis: Alfin Murtado  •  Selasa, 01 September 2026 | 23:13:31 WIB
Creative Assembly mengonfirmasi Total War: Warhammer 40,000 akan dirilis sebagai satu game besar, bukan trilogi.

BANTEN — Keputusan ini diungkapkan langsung oleh battle product owner Dave Petry saat Gamescom 2026. Menurutnya, Creative Assembly terinspirasi dari mode Immortal Empires di Total War: Warhammer yang menjadi favorit komunitas karena menggabungkan semua faksi dan lord dalam satu peta raksasa.

"Kami akan punya major release, kami akan update game ini dengan berbagai hal signifikan dalam ukuran berbeda, tapi kami melihat esensi Total War dan hal seperti Immortal Empires. Pengalaman sejatinya adalah sandbox. Itu yang ingin kami bangun," ujar Petry dalam wawancara eksklusif dengan PC Gamer.

Strategi ini berarti pemain tidak akan "dikotak-kotakkan" ke dalam game terpisah hanya untuk menikmati sebagian konten. Semua pemain bisa masuk dari pintu mana pun dan tetap merasakan keseluruhan pengalaman di satu tempat yang sama.

Empat Faksi di Hari Rilis, Dua Sudah Dikonfirmasi Susulan

Peluncuran awal Total War: Warhammer 40,000 akan menghadirkan empat faksi yang bisa dikustomisasi: Space Marines, Astra Militarum, Aeldari, dan Ork. Jumlah ini jauh lebih sedikit dibanding daftar faksi di Total War: Warhammer yang sudah bertahun-tahun berkembang.

Namun, Petry menegaskan bahwa ini baru awal. Space Wolves sudah dikonfirmasi bakal menyusul, dan Genestealer Cults juga masuk daftar tunggu. Belum lagi ancaman Chaos yang "selalu menunggu di sayap" — sinyal kuat bahwa faksi favorit penggemar seperti Chaos Space Marines atau Thousand Sons bisa hadir dalam roadmap ekspansi jangka panjang.

Strategi "Bangun Bersama" ala Creative Assembly

Yang menarik dari pendekatan baru ini adalah filosofi pengembangan internalnya. Petry menjelaskan bahwa dengan berfokus pada satu game, tim developer bisa memecahkan masalah yang sama di ruang yang sama, dan terus memperbaiki game bersama-sama dengan komunitas.

"Galaksi ini sangat besar untuk diisi. Jadi masuk akal untuk memperlakukan ini sebagai fondasi untuk membangun masa depan baru," tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan pergeseran besar dari model trilogi Total War: Warhammer yang sempat membingungkan sebagian pemain baru karena harus membeli tiga game untuk mengakses semua konten di Immortal Empires.

Kesan Singkat dari Gamescom: Sesuatu yang Istimewa

Petry juga menyebut bahwa sesi playtest selama satu jam di Gamescom menunjukkan game ini "membentuk sesuatu yang cukup spesial". Sayangnya, detail mekanisme gameplay spesifik belum dibagikan ke publik — termasuk bagaimana sistem pertempuran jarak jauh dengan senjata balistik akan bekerja dibandingkan unit melee khas Total War.

Total War: Warhammer 40,000 dijadwalkan rilis pada 2027 untuk PC. Dengan strategi "satu sandbox" ini, pemain Indonesia yang sudah familiar dengan seri Total War bisa berharap investasi jangka panjang di satu game — tanpa khawatir harus membeli dua atau tiga judul lagi untuk merasakan konten lengkap.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: pcgamer.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top