TANGERANG SELATAN — Alokasi belanja pada APBD Perubahan 2026 yang mencapai Rp 5,2 triliun menempatkan pendidikan dan kesehatan sebagai sektor penerima jatah terbanyak. Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, menyebut angka itu naik sekitar Rp100,2 miliar dari APBD murni.
Lonjakan anggaran tersebut bersumber dari pendapatan daerah yang terus tumbuh, terutama dari pajak daerah. “Di perubahan sekarang paling banyak kesehatan sama pendidikan,” ujarnya usai Rapat Paripurna penyampaian Pengantar Nota Keuangan di Kantor DPRD Kota Tangsel, Kamis (3/9/2026).
Tambahan anggaran pada sektor pendidikan diprioritaskan untuk melanjutkan program yang sudah berjalan, salah satunya pembangunan gedung SMP negeri yang digarap secara bertahap. Sementara pos kesehatan mendapat porsi untuk menjaga layanan yang selama ini menyedot anggaran terbesar.
Di luar dua sektor utama itu, sisa alokasi juga disebar ke infrastruktur dan pengelolaan sampah. Pada sektor infrastruktur, anggaran diarahkan untuk menindaklanjuti aspirasi warga yang masuk lewat usulan dan hasil pemetaan di lapangan.