Arteta Sengaja Acak Jadwal Perjalanan Arsenal demi Antisipasi Keterlambatan

Penulis: Zainul Arifin  •  Jumat, 11 September 2026 | 19:48:31 WIB
Manajer Arsenal Mikel Arteta berbicara dalam konferensi pers menjelang laga melawan Sunderland.

BANTEN — Arteta menyampaikan hal itu dalam konferensi pers menjelang laga Premier League melawan Sunderland. Ia menilai gangguan perjalanan bukan alasan yang bisa dipakai pemain untuk tampil di bawah standar.

Arsenal sempat terdampak masalah pengaturan lalu lintas udara saat bertolak ke Italia. Rombongan tiba tiga jam lebih lambat dari jadwal semula, tetapi manajer asal Spanyol itu mengaku sudah menyiapkan skuadnya untuk situasi tersebut.

Metode Arteta: Ubah Rutinitas, Jangan Mengeluh

Arteta menjelaskan bahwa ia kerap menciptakan tantangan buatan selama pramusim. Tujuannya, pemain sudah pernah merasakan kondisi serupa sebelum menghadapi situasi sesungguhnya.

"I love those challenges, I try to create them in pre-season," kata Arteta.

"So when they happen, we have already experienced them and we are ready."

Ia menambahkan bahwa pesawat bisa dibatalkan, kereta terlambat, atau lalu lintas macet. Menurutnya, pemain dan staf tidak boleh panik saat itu terjadi.

"When that happens, adapt to it. We have two or three hours on the plane - can we use it? Play together, spend some time together, sleep," ujarnya.

"But don't complain or use it as an excuse because it's not helpful at all."

Menunda Makan hingga Membuat Ruang Ganti Lebih Panas

Metode Arteta tidak berhenti pada jadwal perjalanan. Ia juga menunda waktu makan atau transportasi, memilih rute berbeda menuju stadion, dan membuat ruang ganti lebih panas serta kurang nyaman bagi pemain.

Semua itu, menurut dia, mengurangi tingkat stres dan kejutan pada hari pertandingan ketika gangguan serupa muncul.

Ini bukan kali pertama Arteta memakai pendekatan tak biasa. Ia pernah membawa bola lampu ke ruang ganti sambil meminta pemain tampil energik dan bersinar.

Pada kesempatan lain, ia menyewa pencopet profesional untuk menghadiri makan malam tim dan mengambil ponsel serta dompet pemain. Kejadian itu dijadikan pelajaran agar pemain tetap waspada.

Pada 2023, ia membawa seekor anjing bernama Win ke pusat latihan untuk meningkatkan moral, dengan alasan hewan itu merepresentasikan tim sebagai keluarga.

Arteta juga tidak menolak jika anggota skuad lain memakai metodenya. Pada April, api dinyalakan di pusat latihan klub sebelum menjamu Sporting di Liga Champions.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: bbc.co.uk This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top