Pencarian

DKPP Serang Percepat Gerdal Wereng saat Kemarau, 40 Stok Pestisida Disalurkan ke Lahan Kritis

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 19:05:01 WIB
DKPP Serang Percepat Gerdal Wereng saat Kemarau, 40 Stok Pestisida Disalurkan ke Lahan Kritis
DKPP Kabupaten Serang menyalurkan 40 stok pestisida untuk mengendalikan serangan hama wereng di lahan kritis.

SERANG — Puluhan hektare lahan persawahan di Kabupaten Serang, Banten, terancam gagal panen akibat serangan hama wereng yang menyebar cepat. Menghadapi kondisi ini, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang mengintensifkan Gerakan Pengendalian (Gerdal) dan menyalurkan bantuan pestisida darurat ke wilayah terdampak.

Kepala DKPP Kabupaten Serang, Suhardjo, menyebut serangan wereng kali ini berbeda dari musim-musim sebelumnya. Penyebarannya cepat, tingkat kerusakannya parah, sehingga penanganan parsial tidak lagi mempan.

"Kemarin terakhir di Carenang, Binuang, dan Tanara, kita sudah mengadakan Gerdal. Melalui gerakan yang masif ini, mudah-mudahan serangan hama bisa segera kita kendalikan," ujarnya di Serang, Sabtu.

40 Stok Pestisida Langsung Disalurkan ke Lahan Kritis

Dalam upaya penyelamatan cepat, DKPP Kabupaten Serang telah mendistribusikan 40 stok cadangan pestisida ke area pertanian paling kritis. Langkah ini memastikan petani tidak menunggu prosedur birokrasi panjang sementara wereng terus meluas.

Pihaknya juga telah mengirimkan surat resmi ke pemerintah provinsi. Tujuannya untuk bersinergi memperluas jangkauan Gerdal ke wilayah lain yang melaporkan serangan, seperti Kecamatan Pontang dan Tirtayasa.

Luas Lahan Puso Masih Didata, Petugas Fokus Selamatkan Sawah

Suhardjo mengakui angka pasti lahan yang terancam puso belum bisa dipastikan. Para petugas lapangan masih disibukkan dengan pendataan sekaligus penyelamatan di sejumlah kecamatan yang laporannya baru masuk.

"Berapa yang puso belum kita data semuanya karena laporan dari beberapa kecamatan baru masuk. Saat ini kita masih dalam posisi bertahan terus untuk menyelamatkan lahan yang ada," kata dia.

Kerja keras ini bukan tanpa preseden. Sebelumnya, DKPP Kabupaten Serang berhasil mengendalikan serangan hama tikus yang sempat merajalela dan kini statusnya sudah terkendali.

Penyebab Wereng Meluas: Pola Tanam Tak Serentak

Di balik meluasnya serangan, Suhardjo mengidentifikasi satu pemicu utama selain musim kemarau, yakni pola tanam antar-petani yang tidak serentak. Kondisi ini membuat hama wereng mudah berpindah dari lahan yang sudah panen menuju lahan yang baru ditanami.

Ia pun mendorong solusi jangka panjang bagi para petani, yaitu menerapkan sistem tanam serentak dalam satu kawasan hamparan.

"Kalau menanam serentak, sasarannya jadi satu hamparan. Penyebarannya tidak meluas ke tempat lain, dan ketika kita lakukan pengendalian melalui Gerdal juga akan jauh lebih gampang dan tuntas," demikian Suhardjo.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks