Pencarian

FKIP UNTIRTA dan FMIPA ITB Jajaki Kerja Sama, Buka Jalur Magister hingga Rancang Kurikulum Sains untuk Pesantren Banten

Kamis, 20 Agustus 2026 • 22:09:31 WIB
FKIP UNTIRTA dan FMIPA ITB Jajaki Kerja Sama, Buka Jalur Magister hingga Rancang Kurikulum Sains untuk Pesantren Banten
FKIP UNTIRTA dan FMIPA ITB membahas skema program magister percepatan serta rancangan kurikulum sains untuk pesantren di Banten.

SERANG — Rencana kolaborasi ini tidak hanya menyasar jenjang perguruan tinggi, tetapi juga menyentuh pendidikan dasar dan menengah di lingkungan pesantren. FKIP UNTIRTA dan FMIPA ITB menggodok skema program magister dengan sistem percepatan, sekaligus menyiapkan rancangan kurikulum sains berstandar internasional yang diadaptasi dengan nilai lokal Banten.

Mahasiswa S1 Berpeluang Ambil Mata Kuliah Magister Sebelum Lulus

Salah satu agenda utama yang dibahas adalah peluang studi lanjut melalui skema Jalur Kerja Sama Sarjana Magister (JKSM). Melalui skema ini, mahasiswa sarjana yang memenuhi persyaratan dapat mengambil mata kuliah tertentu pada program magister melalui tahap credit earning sebelum menyelesaikan studi S1.

Rancangan awal menyebutkan, mahasiswa yang telah menempuh sedikitnya 110 Satuan Kredit Semester (SKS) dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,25 diproyeksikan dapat mengikuti skema tersebut. Peluang ini diarahkan bagi mahasiswa S1 Program Studi Matematika, IPA, Fisika, dan Kimia.

Ketentuan final mengenai program studi, kuota, persyaratan, tahun akademik, dan mekanisme penerimaan akan ditetapkan melalui kesepakatan akademik kedua perguruan tinggi.

Topik Skripsi Bisa Dilanjutkan ke Tesis dengan Pembimbingan Bersama

Selain studi lanjut, kedua pihak membahas penyelarasan kurikulum, pengakuan kredit, serta kesinambungan penelitian antara tugas akhir sarjana dan tesis magister. Topik tugas akhir mahasiswa nantinya dapat dikembangkan menjadi penelitian tesis melalui mekanisme pembimbingan bersama atau joint supervision.

Dalam skema tersebut, pembimbing utama pada jenjang sarjana berasal dari perguruan tinggi asal, sedangkan pada jenjang magister berasal dari ITB. Dosen dari institusi mitra dapat berperan sebagai pembimbing pendamping sesuai kesepakatan.

Kerja sama juga diarahkan pada kolaborasi kelompok keilmuan dosen melalui riset bersama, publikasi, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan materi ajar, seminar, konferensi, hingga lokakarya.

Jawara Science Curriculum: Kurikulum Sains dari PAUD hingga SMA/SMK

Dalam jangka panjang, kedua kampus turut membahas gagasan pengembangan Jawara Science Curriculum, yakni rancangan kurikulum sains unggulan yang dikembangkan secara bertahap mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA hingga SMK. Gagasan ini mengusung semangat kurikulum berstandar internasional seperti Cambridge atau International Baccalaureate (IB), tetapi dirancang berdasarkan kebutuhan dan visi pembangunan Indonesia.

Kurikulum tersebut diharapkan mengintegrasikan penguasaan sains dan teknologi, kemampuan berpikir kritis, karakter, nilai keislaman, kearifan lokal, serta orientasi kebangsaan. Pengembangannya melibatkan Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten sebagai jejaring pesantren penyelenggara satuan pendidikan.

Perguruan tinggi diharapkan berkontribusi melalui kekuatan akademik, keilmuan, riset, dan pedagogi. Sementara itu, pesantren menghadirkan pengalaman penyelenggaraan pendidikan serta kebutuhan peserta didik di lapangan.

Tim Pelaksana Bersama Segera Dibentuk untuk Uji Implementasi

Tahap berikutnya diarahkan pada pembentukan Tim Pelaksana Bersama untuk memetakan program studi dan kompetensi, menyusun matriks kurikulum dan pengakuan kredit, menyiapkan skema credit earning dan pembimbingan, serta menyelaraskan penelitian.

Tim tersebut juga akan mengembangkan perangkat pembelajaran dan menyiapkan uji implementasi bersama satuan pendidikan mitra FSPP Provinsi Banten. Pelaksanaan kerja sama nantinya akan disertai pemantauan dan evaluasi berbasis data, termasuk capaian akademik, kompetensi, kepuasan mahasiswa, serta efektivitas program.

Melalui kerja sama ini, FKIP UNTIRTA dan FMIPA ITB diharapkan dapat membangun ekosistem pendidikan sains yang berkelanjutan, mulai dari pendidikan dasar dan menengah hingga pengembangan talenta di perguruan tinggi, serta melahirkan generasi yang unggul dalam sains dan kuat dalam karakter.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbisbanten.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks