Pencarian

BI Banten Fasilitasi 4 UMKM Tembus Pasar ISEF 2026, Ada Agenda Business Matching

Jumat, 16 Oktober 2026 • 09:46:02 WIB
BI Banten Fasilitasi 4 UMKM Tembus Pasar ISEF 2026, Ada Agenda Business Matching
Kepala Perwakilan BI Banten Sofwan Kurnia menyampaikan dukungan terhadap empat UMKM Banten dalam ISEF ke-13.

SERANG — Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Sofwan Kurnia menyatakan partisipasi dalam ISEF ke-13 menjadi bagian dari upaya memperkuat keterhubungan pelaku usaha daerah dengan ekosistem ekonomi syariah nasional. Kegiatan yang digelar Bank Indonesia melalui Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah itu mengusung tema akselerasi pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah berkelanjutan melalui sinergi dan transformasi digital.

Empat pelaku usaha yang difasilitasi BI Banten yakni PT Dewi Bahari Indonesia melalui merek Dewi Home Crab, PT Anugerah Cokelat Indonesia, Meraki Cipta Rasa, dan Sanrahfood. Dukungan yang diberikan mencakup kurasi produk, persiapan produk, pengiriman, penataan produk, hingga pendampingan selama kegiatan.

Siapa Saja Empat UMKM yang Difasilitasi BI Banten?

Dewi Home Crab merupakan produk olahan rajungan dari PT Dewi Bahari Indonesia. PT Anugerah Cokelat Indonesia dan Meraki Cipta Rasa menyiapkan produk cokelat dan makanan olahan, sementara Sanrahfood melengkapi kuartet peserta dari Banten.

Fasilitasi ini diarahkan untuk meningkatkan eksposur produk unggulan Banten dan memperluas jejaring usaha. Sofwan menegaskan produk unggulan Banten perlu semakin dikenal agar pelaku usaha bisa menjangkau pasar yang lebih luas.

"Melalui ISEF 2026, kami ingin mendorong produk unggulan Banten semakin dikenal, sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas jejaring dan menjangkau pasar yang lebih luas," ujar Sofwan.

Dua UMKM Banten Disiapkan Ikut Business Matching

Selain pameran, BI Banten menyiapkan PT Anugerah Cokelat Indonesia dan Meraki Cipta Rasa untuk mengikuti agenda business matching perdagangan dan pembiayaan. Persiapan meliputi penyiapan profil usaha, katalog dan sampel produk, dokumen pendukung, serta pendampingan pertemuan dengan calon mitra.

Hasil transaksi maupun kerja sama dari business matching akan dikonfirmasi setelah kegiatan berlangsung. Sofwan menyebut perluasan akses pasar harus diikuti kesiapan pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan calon mitra dan menindaklanjuti peluang bisnis yang terbentuk.

"Karena itu, dukungan kami tidak berhenti pada keikutsertaan dalam pameran. Kami juga mempersiapkan profil usaha, katalog, sampel produk, serta dokumen pendukung agar pelaku usaha lebih siap ketika bertemu calon mitra," ujarnya.

Tiga Peserta Program Jawara Ekspor

BI Banten juga mencantumkan PT Rhamala Vazha Indonesia, Sanrahfood, dan Apikmen Tandang Gawe Sempurno sebagai peserta program Jawara Ekspor. Program ini menyasar pelaku usaha yang dinilai siap menembus pasar ekspor.

Setelah ISEF 2026, BI Banten akan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, pelaku industri, dan mitra strategis lainnya. Evaluasi partisipasi mencakup tindak lanjut business matching, peluang kemitraan, serta realisasi penjualan yang telah terverifikasi.

Masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai rangkaian ISEF 2026 melalui situs resmi www.isef.co.id.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarbanten.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks