SERANG — Pembinaan upacara serentak di SMP Negeri 1 Ciruas menyasar ratusan pelajar sebagai sasaran utama. Materi disampaikan langsung seusai upacara bendera, dengan penekanan pada kebiasaan berkendara yang aman sejak usia sekolah.
Materi yang disosialisasikan mencakup kewajiban mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, larangan berkendara ugal-ugalan, serta pemahaman risiko kecelakaan di jalan raya.
Pelajar juga diminta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Helm SNI hingga Pajak Kendaraan Masuk Materi Sosialisasi
Selain edukasi keselamatan, kegiatan menyentuh aspek administrasi kendaraan bermotor. Peserta diperkenalkan pada kewajiban membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).
Informasi itu diharapkan diteruskan pelajar kepada orang tua dan keluarga. Tujuannya agar kesadaran memenuhi kewajiban administrasi kendaraan tumbuh dari lingkungan rumah, bukan hanya dari sekolah.
Alasan Jasa Raharja Banten Garap Sekolah
Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Banten Benyamin Bob Panjaitan menyebut pelajar sebagai generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman keselamatan di jalan raya.
"Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Kami berharap melalui kegiatan pembinaan ini, para pelajar semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas dimulai dari diri sendiri, dengan mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku berkendara yang berisiko. Kami juga mengajak para pelajar untuk menyampaikan pesan keselamatan kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya," ujar Benyamin dalam keterangan yang dikutip dari kegiatan tersebut.
Sinergi dengan Polres Serang dinilai penting karena penegakan aturan dan edukasi harus berjalan seiring. Pembinaan di sekolah menjadi pintu masuk paling efektif untuk menjangkau keluarga pelajar.
Target: Karakter Disiplin dan Kepatuhan Administrasi
Lewat kegiatan ini, Jasa Raharja Banten dan Polres Serang berharap pemahaman pelajar soal keselamatan berlalu lintas meningkat. Dampak lanjutannya adalah terbentuknya karakter disiplin serta kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas dan kewajiban administrasi kendaraan.
Jasa Raharja menyatakan terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan melalui edukasi, sosialisasi, dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi kunci terciptanya budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan bertanggung jawab di wilayah Banten.