TANGERANG — Kontingen Kota Tangerang mengamankan posisi kedua klasemen akhir cabang olahraga menembak pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Banten 2026. Total sembilan medali berhasil dikumpulkan, terdiri dari 2 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Ketua Perbakin Kota Tangerang langsung menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh pasca-ajang bergengsi di Kota Cilegon itu.
Ketua Perbakin Kota Tangerang, Slamet yang akrab disapa Pakde, menegaskan bahwa capaian ini menjadi pijakan untuk langkah selanjutnya. “Alhamdulillah, Perbakin Kota Tangerang telah memberikan yang terbaik. Namun demikian, kami tidak akan berpuas diri. Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap seluruh aspek pembinaan dan pertandingan,” ujarnya Senin (15/6/2026).
Pakde menyebut POPDA adalah tolok ukur keberhasilan pembinaan atlet usia muda di tingkat daerah. Ia memastikan evaluasi akan mencakup program latihan hingga strategi pertandingan.
Di sela-sela pertandingan, salah satu orang tua atlet, Indra Jaya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Perbakin Kota Tangerang. “Hasil yang diraih saat ini merupakan buah dari kerja keras dan komitmen bersama. Kami sebagai orang tua merasa bangga karena Perbakin Kota Tangerang terus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Indra menekankan bahwa peran orang tua dan pelatih menjadi fondasi utama dalam membentuk mental juara para atlet muda.
Pakde berharap dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) bisa lebih besar ke depannya. “Baik dalam program pembinaan, fasilitas latihan, maupun dukungan kompetisi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan insan olahraga, kami optimistis prestasi atlet Kota Tangerang dapat meningkat,” ujarnya.
Ia menambahkan, target jangka panjang Perbakin Kota Tangerang adalah mencetak atlet yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional, hingga internasional. Prestasi di POPDA XII Banten 2026 ini dianggap sebagai modal awal yang solid.
Pakde menutup dengan pernyataan bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari dedikasi para pelatih dan official yang mendidik dengan penuh kesabaran. “Prestasi hari ini adalah hasil kerja keras kemarin, dan menjadi pijakan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi di masa depan,” pungkasnya.