SERANG — Bazar tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Provinsi Banten. Selain mengelola sembako murah, BAZNAS Banten menandatangani nota kesepahaman dengan Bank Banten soal pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
500 Paket Sembako Disubsidi Separuh Harga
Sebanyak 500 paket sembako disiapkan untuk warga dengan harga Rp 35.000 per paket. Harga itu turun dari Rp 70.000, sehingga selisih Rp 35.000 per paket ditanggung melalui skema kolaborasi antarlembaga.
Pengelolaan bazar dipercayakan sejumlah lembaga jasa keuangan kepada BAZNAS Banten. Model kerja sama ini disebut sebagai upaya memperluas jangkauan manfaat program ke masyarakat.
Wawan Wahyuddin: Sinergi Antarlembaga Perkuat Kepedulian Sosial
Ketua BAZNAS Provinsi Banten Wawan Wahyuddin menyebut kepercayaan lembaga jasa keuangan sebagai bentuk kolaborasi yang memperluas manfaat program.
"Melalui kolaborasi ini, kami berharap pengelolaan program dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sinergi antarlembaga menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kepedulian sosial dan menghadirkan program yang tepat guna," ungkap Wawan.
MoU dengan Bank Banten untuk Pengumpulan dan Penyaluran ZIS
Penandatanganan nota kesepahaman dengan Bank Banten mencakup pengumpulan ZIS serta tugas pembantuan penyalurannya. Kerja sama ini diharapkan memperkuat sinergi kedua lembaga agar manfaat ZIS menjangkau warga yang membutuhkan.
Dalam rangkaian yang sama, BAZNAS Banten menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan Unit Pengumpul Zakat untuk tingkat satuan pendidikan. Beasiswa bagi pelajar tingkat SLTA juga diserahkan secara simbolis pada acara tersebut.
Apa Langkah BAZNAS Banten Selanjutnya
BAZNAS Banten berharap sinergi dengan berbagai pihak terus berkembang, baik dalam pengumpulan dan penyaluran ZIS maupun dalam mendukung akses bantuan sosial dan pendidikan bagi masyarakat Banten.