TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, sebanyak 155 gerai Koperasi Merah Putih di provinsinya telah selesai dibangun pada tahun 2026. Sisanya, 727 gerai masih dalam proses pembangunan.
"Sebanyak 727 gerai Koperasi Merah Putih masih dalam proses," kata Andra Soni saat mengikuti peresmian operasionalisasi secara online dari Gerai Koperasi Desa Merah Putih Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/5/2026).
Presiden Prabowo Subianto menargetkan sebanyak 30 ribu Koperasi Merah Putih sudah operasional pada Agustus 2026. Dalam sambutannya yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, ia menyebut hari peresmian itu sebagai tonggak bersejarah.
"Hari ini adalah hari yang penting, tonggak bersejarah, peresmian operasionalisasi 1.061 lebih Koperasi Merah Putih," ucap Presiden.
Menurut Prabowo, pembangunan koperasi dari konsep hingga wujud fisik berjalan kurang dari satu tahun. "Dari November 2025, dalam tujuh bulan bisa operasional 1.061. Ini prestasi bangsa Indonesia," tegasnya.
Salah satu gerai yang dijadikan lokasi peresmian tingkat provinsi adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Ciakar di Kabupaten Tangerang. Gubernur Andra Soni menyebut gerai ini memiliki 560 orang anggota dan dibangun di atas lahan seluas 1.000 meter persegi.
"Memiliki unit usaha sembako dengan modal Rp 250 juta. Sudah memiliki klinik dan gerai apotek. Memiliki pergudangan yang dilengkapi alat transportasi dua sepeda motor roda tiga dan satu truk," ungkap Andra Soni.
Bupati Tangerang Moch Maesyal Rasyid mengungkapkan, dari total 274 Koperasi Merah Putih di wilayahnya, sebanyak 250 koperasi sudah beroperasi. Sisanya terkendala pasokan sembako dan pengurus yang belum optimal.
"Yang belum operasional, kendala terkait pasokan sembako dan pengurus belum optimal," ungkap Maesyal.
Ia menyampaikan terima kasih atas penunjukan KDMP Ciakar sebagai lokasi peresmian operasional Koperasi Merah Putih tingkat Provinsi Banten.
Presiden Prabowo meyakini keberadaan Koperasi Merah Putih dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan berdampak pada rantai pasok dan perputaran ekonomi di perdesaan. Ia menghitung, dengan harga per porsi MBG sekitar Rp 15 ribu untuk tiga ribu penerima manfaat, perputaran uang bisa mencapai Rp 45 juta.
"Tiap desa/kelurahan punya kekuatan sendiri," ucap Presiden.
Gubernur Andra Soni optimistis operasional Koperasi Merah Putih mampu berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. "Koperasi Merah Putih juga diharapkan senantiasa terus meningkatkan jumlah desa maju dan desa mandiri di Provinsi Banten," pungkasnya.