SERANG — Penunjukan Kota Tangerang sebagai tuan rumah Forprov KORMI Banten 2026 tidak semata-mata karena prestasi daerah tersebut sebagai juara umum pada edisi sebelumnya. Sekretaris KORMI Banten, Jasmara Bahar, menegaskan bahwa keputusan ini lebih didasarkan pada kesiapan menyeluruh yang dimiliki oleh pemerintah kota dan jajarannya.
Menurut Jasmara, yang akrab disapa Bang Anjas, Kota Tangerang dinilai unggul dalam tiga aspek krusial: ketersediaan venue pertandingan, dukungan masyarakat, serta infrastruktur penunjang yang memadai. “Venue, penerimaan masyarakat, hingga infrastruktur penunjangnya sudah siap. Pemerintah Kota Tangerang juga sudah menyatakan kesiapannya,” ujarnya kepada wartawan di Kota Tangerang, Minggu (24/5).
Ia menambahkan bahwa jumlah fasilitas olahraga di Kota Tangerang sangat banyak, sehingga mampu menunjang pelaksanaan berbagai cabang olahraga masyarakat yang akan dipertandingkan.
Forprov merupakan agenda rutin KORMI Banten yang digelar setiap dua tahun sekali. Pada penyelenggaraan sebelumnya di tahun 2024, event tersebut sukses digelar di Kabupaten Serang, tepatnya di kawasan wisata Pantai Anyer. “Ini event dua tahunan. Tahun 2024 lalu kita gelar di Kabupaten Serang, di kawasan Anyer,” kata Bang Anjas.
Untuk edisi 2026, panitia mempertimbangkan waktu pelaksanaan pada dua bulan terakhir tahun ini, yaitu November atau Desember. Tahap pematangan persiapan kini tengah berjalan untuk memastikan teknis penyelenggaraan dan koordinasi dengan tuan rumah berjalan lancar.
Antusiasme peserta terlihat dari jumlah Induk Organisasi Olahraga (Inorga) yang diproyeksikan akan turut serta. Sebanyak 55 Inorga dari berbagai daerah di Banten disebut siap berlaga dan memeriahkan festival olahraga masyarakat tingkat provinsi ini. Ajang ini menjadi salah satu program utama KORMI Banten di tahun 2026 untuk mendorong partisipasi dan prestasi olahraga di kalangan masyarakat.