TANGERANG — Gubernur Banten Andra Soni bersama Wali Kota Tangerang Sachrudin meninjau langsung proses normalisasi Situ Bulakan di Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Rabu (20/5/2026). Proyek ini menjadi salah satu andalan pemerintah daerah untuk menekan risiko banjir yang kerap melanda permukiman di sekitar situ dan wilayah hilir.
Kapasitas Situ Akan Dilipatgandakan
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan menyebut pekerjaan pengerukan mampu menggandakan volume tampungan air situ. "Dengan koordinasi Pemerintah Kota Tangerang, para pemilik bangunan liar menerima. Cuma mereka minta waktu untuk melakukan pembongkaran mandiri," ujar Arlan.
Selain pengerukan, pemerintah juga mengalirkan air dari Sungai Cirarab ke Situ Bulakan. Langkah ini diharapkan memperkuat sistem pengendalian banjir di Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang secara bersamaan.
Penertiban Bangunan Liar Berjalan Damai
Gubernur Andra Soni menyoroti banyaknya bangunan liar di tepian situ dan aliran sungai yang memperparah beban air saat hujan deras. "Kita lihat banyak bangunan liar, pemanfaatan aliran sungai yang tidak sesuai dengan peruntukan," katanya.
Pemilik bangunan liar di tepi Situ Bulakan, Iwan (45), mengaku pasrah dan mendukung langkah penertiban. Pedagang warung mi dan kelapa muda itu kini tengah mencari lokasi baru untuk berjualan. "Ya bagaimana lagi, kita dukung. Kita pasrah untuk membongkar. Saya sedang mencari tempat untuk melanjutkan jualan," ucap Iwan.
Kolaborasi Tiga Daerah untuk Atasi Banjir
Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemprov Banten, Pemkot Tangerang, dan Pemprov DKI Jakarta terus diperkuat. "Bukan hanya itu, antisipasi banjir wilayah timur Kali Angke juga sedang berjalan," kata Sachrudin.
Gubernur Andra Soni menambahkan, koordinasi antara Dinas PUPR Provinsi Banten dengan dinas PUPR kabupaten dan kota harus optimal. "Maka upaya-upaya ini kita lakukan secara perlahan, saling berkoordinasi yang nantinya kita lanjutkan dengan balai besar," jelasnya. Proyek normalisasi Situ Bulakan ditargetkan rampung dalam waktu dekat untuk menyambut musim hujan mendatang.