Pemprov Banten Jamin Kesehatan 32 Sapi dan 23 Kambing Kurban ASN, Tim Dokter Hewan Turun ke 2.000 Lapak

Penulis: Yoga Permadi  •  Rabu, 27 Mei 2026 | 12:51:01 WIB
Tim dokter hewan Provinsi Banten lakukan pemeriksaan kesehatan pada 32 sapi dan 23 kambing milik ASN.

SERANG — Pemeriksaan kesehatan hewan kurban di Banten tidak hanya menyasar lapak pedagang di pasar tradisional. Dinas Pertanian setempat juga memastikan puluhan ekor ternak milik ASN di lingkungan Pemprov Banten telah melalui pengawasan ketat sebelum disembelih dan dibagikan ke warga.

32 Sapi ASN Dipastikan Sehat Setelah Pemeriksaan Berlapis

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa seluruh hewan kurban yang dihimpun dari para ASN merupakan hewan jantan dan telah diperiksa kesehatannya berkali-kali. Total ada 32 ekor sapi, dua ekor kerbau, dan 23 ekor kambing dari ASN yang digabungkan dengan himpunan Baznas Banten sebanyak 25 ekor sapi dan 37 ekor kambing.

"Semua hewan kurban yang diserahkan merupakan hewan jantan, sehat, dan sudah diperiksa kesehatannya berkali-kali," kata Wagub Dimyati saat penyerahan kurban di Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang.

Tim Kesmavet Turun ke 2.000 Lapak, Pasokan dari Luar Daerah Jadi Perhatian

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten M Nasir mengatakan tim kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet), dokter hewan, dan paramedis veteriner telah disebar ke seluruh kabupaten/kota. Pengawasan ketat di lapangan mutlak dilakukan karena pasokan hewan kurban di Banten tidak hanya berasal dari peternak lokal, melainkan juga dari Jawa Barat dan Lampung.

"Tim kami sudah disebar ke berbagai titik lapak penjualan untuk melakukan pengawasan. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ditemukan penyakit pada hewan kurban," ujar Nasir.

Surat Sehat Wajib bagi Ternak dari Luar Banten

Untuk mencegah penyebaran penyakit, Dinas Pertanian mewajibkan setiap hewan ternak yang masuk wilayah Banten memiliki surat keterangan sehat dari dokter hewan daerah asal. Langkah ini memastikan hewan aman dikonsumsi dan layak dijadikan kurban.

Selain mengawasi kondisi fisik ternak, Dinas Pertanian juga menggencarkan sosialisasi kepada pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan panitia penyembelihan. Sosialisasi mencakup tata cara penyembelihan halal yang memenuhi standar kesehatan serta syariat Islam.

Distribusi ke Delapan Kabupaten/Kota

Seluruh hewan kurban dari ASN dan Baznas Banten akan didistribusikan kepada warga yang berhak di delapan kabupaten/kota se-Banten. Pemantauan kesehatan terus dilakukan hingga hari penyembelihan tiba.

Dengan pengawasan berlapis ini, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang tanpa khawatir terhadap kondisi hewan kurban yang akan disembelih.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top