TANGERANG — Bagi sopir truk kontainer yang setiap hari melintas di Jalan Raya Perancis, jalan berlubang bukan sekadar gangguan. Lubang di aspal bisa bikin ban pecah, kiriman tertunda, dan ongkos bengkel membengkak. Kini, keluhan itu perlahan mereda.
Pemerintah Kota Tangerang mengumumkan perbaikan di ruas jalan yang menghubungkan kawasan industri pergudangan dengan Bandara Soekarno-Hatta telah rampung. Kepala Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyebut penambalan dilakukan di titik-titik kritis, termasuk akses Pergudangan Mutiara Kosambi 2 dan Pergudangan Bandara Benda Permai.
"Jalan Raya Perancis ini memang menjadi perhatian karena dilalui banyak kendaraan bervolume besar," kata Taufik kepada Antara, Jumat pekan lalu. Ia menambahkan bahwa jalur ini akan terus dipantau dan perbaikan lanjutan bakal dilakukan jika diperlukan.
Perbaikan tidak berhenti di Jalan Raya Perancis. Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Iwan Nursyamsu mengatakan pihaknya akan terus menggencarkan perbaikan di jalan protokol hingga akses permukiman warga.
"Kami tidak berhenti memastikan kondisi infrastruktur jalan di Kota Tangerang dalam keadaan yang prima. Sejumlah akses jalur sudah dilakukan perbaikan termasuk di Jalan Raya Perancis," ujar Iwan.
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan menyoroti pentingnya percepatan perbaikan infrastruktur jalan di tengah musim kemarau. Menurutnya, banyak laporan warga soal jalan rusak yang harus segera ditindaklanjuti.
"Dinas PUPR perlu segera melakukan percepatan perbaikan jalan-jalan yang rusak dan berlubang. Banyak laporan masyarakat yang masuk, sehingga ini harus segera ditindaklanjuti," tegasnya.
Dengan rampungnya perbaikan di Jalan Raya Perancis, arus logistik dari kawasan pergudangan menuju bandara diharapkan kembali lancar. Truk-truk tak perlu lagi menghindari lubang, dan pengiriman barang pun bisa tepat waktu.