Pemkab Serang Salurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif ke 1.309 Warga, Masing-masing Rp2,5 Juta

Penulis: Alfin Murtado  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 19:03:17 WIB
Pemkab Serang menyalurkan bantuan modal usaha Rp2,5 juta kepada 1.309 warga melalui program Usaha Ekonomi Produktif.

SERANG — Di tengah upaya menekan angka kemiskinan, Pemkab Serang menggelontorkan bantuan modal untuk 1.309 warga melalui program Usaha Ekonomi Produktif (UEP). Bantuan senilai Rp2,5 juta per orang itu menyasar pelaku usaha kecil di berbagai kecamatan, mulai dari pedagang pasar hingga perajin rumahan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan program ini bukan sekadar bagi-bagi uang. "UEP ini adalah bentuk intervensi pemerintah untuk mendorong masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha produktif. Bantuan ini kami arahkan untuk memperkuat ekonomi keluarga," ujarnya di Serang, Jumat.

Modal Usaha untuk 1.309 Warga, dari Kuliner hingga Warung

Setiap penerima UEP mendapatkan dana segar Rp2,5 juta yang langsung bisa digunakan untuk menambah modal dagang, membeli peralatan masak, atau memperluas lapak. Sektor yang didorong meliputi perdagangan kecil, kuliner, dan usaha rumahan potensial lainnya. Pemkab menargetkan penerima bisa naik kelas dari penerima bantuan menjadi penyedia lapangan kerja.

Selain UEP, Pemkab Serang juga menyalurkan bantuan melalui skema Kelompok Usaha Bersama (Kube). Sebanyak 30 paket bantuan senilai Rp15 juta per kelompok diberikan kepada kelompok usaha yang masing-masing beranggotakan lima orang. Total dana yang digelontorkan untuk skema Kube mencapai Rp450 juta.

"Sekarang Bisa Nambah Modal, Lebih Semangat"

Salah satu penerima, Saeful, warga Kecamatan Pamarayan, mengaku bantuan itu langsung terasa dampaknya. "Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi saya. Sekarang saya bisa menambah modal usaha dan lebih semangat. Mudah-mudahan ke depan usaha saya bisa lebih maju dan membantu kebutuhan keluarga," katanya.

Yadi menambahkan bahwa proses penyaluran dilakukan secara ketat melalui verifikasi, validasi, dan pendampingan berkelanjutan. Pihaknya tidak ingin bantuan ini berhenti di tangan penerima tanpa ada perkembangan usaha. "Komitmen kami jelas, bagaimana masyarakat bisa naik kelas secara ekonomi. Harapannya, penerima manfaat bisa berkembang, bahkan membuka lapangan kerja baru di lingkungannya," ujarnya.

Sinergi UEP dan Kube: Target Turunkan Angka Kemiskinan

Program ini merupakan bagian dari visi pembangunan Serang Bahagia yang menargetkan penurunan angka kemiskinan secara bertahap. Dengan menggabungkan bantuan individu lewat UEP dan bantuan kelompok lewat Kube, Pemkab berharap tercipta transformasi sosial di tingkat akar rumput.

Pola pendampingan menjadi kunci. Para penerima tidak hanya diberi modal, tetapi juga diarahkan agar usahanya berkelanjutan. Pemkab Serang menargetkan dalam dua tahun ke depan, sebagian penerima UEP bisa mandiri dan tidak lagi masuk daftar penerima bansos reguler.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top