Trump Klaim Negosiasi dengan Iran Capai Hasil Akhir Pekan Ini, Teheran Bantah Ada Kemajuan

Penulis: Yoga Permadi  •  Kamis, 04 Juni 2026 | 13:18:01 WIB
Trump menyatakan negosiasi dengan Iran dapat mencapai hasil akhir pekan ini.

BANTEN — Trump menyampaikan pernyataan optimistis itu kepada wartawan di Washington, Kamis (4/6/2026), seperti dilansir kantor berita AFP. “Saya mendengar bahwa negosiasi itu sendiri sebenarnya berjalan sangat baik. Itu bisa terjadi... pada akhir pekan,” ujarnya.

Bantahan Teheran dan Sikap Terpisah soal Lebanon

Pernyataan Trump kontras dengan penilaian diplomat tertinggi Iran. Araghchi mengatakan jalur komunikasi dengan AS masih terbuka, namun “tidak ada kemajuan nyata” yang telah dicapai sejauh ini. Pernyataan itu menegaskan posisi Iran yang selama ini enggan terburu-buru dalam setiap babak perundingan.

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menegaskan keinginannya untuk memisahkan pembicaraan dengan Iran dari upaya penyelesaian konflik antara Israel dan Hizbullah di Lebanon. “Saya ingin memisahkannya, saya ingin memiliki hal yang terpisah, karena memang terpisah,” kata Trump.

Ia bahkan mengklaim telah melakukan komunikasi langsung dengan Hizbullah untuk pertama kalinya. “Mereka sepakat kemarin bahwa mereka tidak akan menembak, Israel tidak akan menembak, kita hanya akan melihat,” tutur Trump.

Bentrokan Masih Berlanjut meski Gencatan Senjata Berlaku

Gencatan senjata antara AS dan Iran sendiri telah berlaku sejak awal April, disusul gencatan senjata di Lebanon pada pertengahan bulan yang sama. Namun bentrokan antara berbagai pihak yang terlibat dalam konflik terus berlanjut.

Otoritas AS sebelumnya mengaku telah menembak jatuh drone Iran dan melakukan serangan terhadap stasiun kontrol darat Iran. Pasukan Iran disebut meluncurkan drone dan rudal ke beberapa negara tetangga di Teluk.

Trump justru meremehkan baku tembak tersebut dengan pernyataan kontroversial. “Ini bagian dunia yang berbeda, Anda tahu. Saya akan mengatakan di bagian dunia itu, gencatan senjata adalah ketika Anda menembak dengan cara yang lebih moderat.”

Klaim Serangan dan Komunikasi Langsung

Presiden AS itu juga mengakui serangan terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir. “Ada alasan untuk semuanya, dan kami menyerang mereka dengan cukup keras malam sebelumnya, dan sebenarnya tadi malam. Ketika itu dijelaskan kepada saya, saya berkata, ‘baiklah,’” ujarnya.

Pernyataan Trump mengenai komunikasi dengan Hizbullah menjadi sorotan tersendiri. Sejak lama, AS tidak pernah secara resmi mengakui adanya saluran komunikasi langsung dengan kelompok yang dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh Washington itu.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Hizbullah maupun Israel terkait klaim Trump tentang kesepakatan tidak saling menembak di Lebanon.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: news.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top