Pemkot Tangerang Latih 200 Kader BKR Jadi Garda Terdepan Dampingi Orang Tua Asuh Remaja

Penulis: Alfin Murtado  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 20:05:01 WIB
kader BKR Kota Tangerang mengikuti pelatihan untuk mendampingi orang tua asuh remaja.

TANGERANG — Sebanyak 200 kader Bina Keluarga Remaja (BKR) dari 13 kecamatan di Kota Tangerang mulai dibekali kemampuan khusus untuk mendampingi orang tua yang memiliki anak remaja. Pelatihan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) ini berlangsung selama 11 hari.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengatakan, para kader ini adalah garda terdepan yang akan turun ke lapangan. Mereka tidak hanya menjadi penyuluh, tetapi juga pendamping aktif bagi orang tua yang kerap kebingungan menghadapi perubahan perilaku anak di usia 10 hingga 24 tahun.

"Fase remaja itu penuh tantangan bagi orang tua. Karena itu kader BKR harus hadir mengedukasi mereka dalam memahami perkembangan remaja," kata Tihar di Tangerang, Kamis.

Mengapa Orang Tua Butuh Pendampingan Khusus?

Tihar menjelaskan, usia remaja adalah fase krusial yang ditandai perubahan besar, baik secara biologis maupun psikologis. Orang tua seringkali tidak siap menghadapi gejolak emosi anak, tekanan pergaulan, hingga paparan informasi negatif dari media sosial.

Lewat program unggulan BKKBN ini, para kader dibekali kemampuan untuk membimbing orang tua agar lebih optimal menjaga kesehatan fisik dan reproduksi remaja. Tak hanya itu, mereka juga dilatih membantu orang tua membangun komunikasi emosional yang harmonis dengan anak.

Bekal Kader: dari Kesehatan Mental hingga Tata Kelola Laporan

Materi pelatihan tidak hanya seputar psikologi remaja. Tihar menekankan pentingnya pemahaman tata kelola dan pelaporan agar program BKR berjalan terstruktur, akuntabel, dan tepat sasaran di tingkat kelurahan maupun kecamatan.

"Kami berharap 200 kader ini segera bergerak di wilayah masing-masing untuk menghadirkan kegiatan BKR yang lebih menarik, interaktif, dan berkualitas bagi warga," ujar Tihar.

Program ini menjadi salah satu upaya Pemkot Tangerang memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika sosial yang kian cepat. Dengan kader yang terlatih, diharapkan orang tua tidak lagi merasa sendiri dalam menghadapi masa transisi anak menuju dewasa.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top