Review Turtle Beach KP7: Keypad Modular Rp 1,6 Juta yang Bisa Jadi NumPad dan Macro Pad

Penulis: Wisnu Wardana  •  Minggu, 05 Juli 2026 | 11:19:31 WIB
Turtle Beach KP7 hadir sebagai keypad modular dengan 28 tombol yang dapat berfungsi sebagai numpad atau macropad.

BANTEN — Turtle Beach memperluas lini Command Series-nya dengan merilis KP7, sebuah keypad modular 28 tombol yang bisa digunakan sebagai numpad, macropad, atau gamepad satu tangan. Perangkat ini dijual terpisah seharga USD 99,99 (sekitar Rp 1,65 juta) dan dirancang untuk dipasang di samping keyboard flagship KB7 yang dibanderol USD 199,99. Jika dibeli berbarengan, total biaya yang harus dikeluarkan pengguna hampir mencapai USD 300 atau sekitar Rp 4,95 juta.

Dua Mode dalam Satu Perangkat

KP7 memiliki 28 tombol mekanis, satu tombol klik, dan satu kenop (dial) yang bisa diprogram. Di sudut kanan atas terdapat tombol kecil untuk berpindah mode: numpad atau game mode. Saat mode game aktif, tombol tengah berubah menjadi WASD, dan tata letak tombol di sekitarnya menyesuaikan dengan sisi kiri keyboard standar.

Yang menarik, thumb bar di sisi kanan bawah bisa ditarik keluar secara diagonal agar lebih nyaman digenggam saat mode game. Bahkan wrist rest silikonnya sudah memiliki potongan khusus untuk mengakomodasi posisi thumb bar yang diperpanjang. Sayangnya, kenop yang rata dengan tombol di sekitarnya cukup sulit diputar tanpa tidak sengaja menekan tombol lain.

Spesifikasi dan Build Quality

  • Tombol: 28 key, 1 tombol fungsi, 1 kenop klik
  • Switch: Magnetic Hall Effect linear, pre-lubed, actuation point bisa diatur 0,1–3,2 mm
  • Polling Rate: 8.000 Hz
  • Koneksi: USB-C ke USB-A (kabel braided 1,8 meter)
  • Dimensi: 256 x 113 x 29 mm
  • Berat: 254 gram
  • Kompatibilitas: Windows 10 dan 11

Bodinya menggunakan kombinasi aluminium brushed di bagian atas dan plastik. Keycap-nya terbuat dari PBT double-shot dengan legenda tembus cahaya. RGB per-key bisa dikustomisasi lewat software Swarm II, termasuk pencahayaan yang menjalar ke wrist rest silikon bening. Sayangnya, efek cahaya di wrist rest tidak semerata yang ada di keyboard KB7 karena hanya terhubung di satu sisi.

Performa: Lebih Mantap Sendirian

Dalam pengujian, KP7 justru bekerja lebih stabil saat digunakan sebagai perangkat standalone dibandingkan saat dipasang ke KB7. Ketika terhubung ke keyboard, pencahayaan kerap berkedip dan mereset sendiri. Masalah ini hilang setelah KP7 dicolok langsung ke port USB terpisah. Konsekuensinya, kombinasi KB7 dan KP7 memakan hingga tiga port USB sekaligus.

Software Swarm II juga menunjukkan keanehan: setiap kali KP7 terhubung ke KB7, pengguna diminta memperbarui firmware—tapi tidak saat digunakan sendiri. Sinkronisasi efek RGB antara kedua perangkat juga sering tidak cocok, dan KP7 cenderung cepat masuk mode hibernasi meski sudah mendapat daya dari port terpisah.

Kelebihan dan Kekurangan

Hal yang Disukai: Switch Hall Effect linear terasa halus dan responsif, polling rate 8.000 Hz cocok untuk gamer kompetitif. Mode numpad dan game bisa berganti dengan mulus. Build quality kokoh dengan aluminium brushed. Wrist rest silikon nyaman dan cukup estetis.

Hal yang Kurang: Harga USD 99,99 terasa mahal untuk ukuran numpad standalone. Integrasi dengan KB7 masih bermasalah—flicker RGB, firmware update yang repetitif, dan konsumsi port USB yang boros. Kenop yang rata dengan keycap sulit dioperasikan tanpa salah tekan.

Kesimpulan: Untuk Siapa KP7 Layak Dibeli?

KP7 adalah produk yang unik: lebih unggul sebagai perangkat mandiri ketimbang aksesori pelengkap KB7. Bagi pengguna yang sering berganti-ganti antara input angka dan game, fleksibilitas dua mode ini menjadi nilai jual utama. Namun, di harga Rp 1,65 juta, konsumen bisa mendapatkan numpad mekanik standalone yang lebih murah atau keyboard TKL dengan fitur lebih lengkap. KP7 paling cocok untuk pengguna yang sudah memiliki KB7 dan menginginkan integrasi modular—meski harus siap dengan beberapa gangguan software.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: tomshardware.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top