Realta Fusion Ubah Pabrik Sosis Oscar Mayer Jadi Pusat Riset Reaktor Fusi di Wisconsin

Penulis: Vikri Alfandi  •  Kamis, 16 Juli 2026 | 00:54:31 WIB
Bekas pabrik sosis Oscar Mayer di Madison, Wisconsin, akan diubah menjadi pusat riset reaktor fusi oleh Realta Fusion.

BANTEN — Realta Fusion, startup energi fusi yang lahir dari riset University of Wisconsin-Madison, resmi memilih bekas pabrik Oscar Mayer sebagai lokasi pusat riset dan pengembangan mereka. Fasilitas yang dinamai Forge ini akan menjadi salah satu hub riset fusi terdepan di AS.

Dari Sosis ke Fusi: Alasan Pabrik Tua Jadi Pilihan

Pabrik Oscar Mayer yang sudah tidak beroperasi di Madison, Wisconsin, dipilih bukan tanpa alasan. Lokasinya dekat dengan kantor pusat Realta yang sudah ada di Madison, dan yang lebih penting, pasokan listrik di lokasi tersebut dinilai sangat memadai untuk kebutuhan riset reaktor fusi.

“Dari sosis ke fusi,” ujar Kieran Furlong, CEO dan Co-founder Realta Fusion, kepada TechCrunch.

Realta baru-baru ini mendemonstrasikan kemampuan mengonversi energi dari reaksi fusi langsung menjadi listrik, sebuah terobosan yang berpotensi mempercepat jalur menuju pembangkit listrik komersial.

Insentif Rp 900 Miliar dan Dukungan Bipartisan

Kesepakatan ini melibatkan paket insentif senilai USD 55 juta (sekitar Rp 907,5 miliar) dari negara bagian Wisconsin dan kota Madison. Komponen terbesarnya adalah pembebasan pajak penjualan untuk industri fusi yang ditandatangani menjadi undang-undang pada April lalu, menghemat USD 37,5 juta bagi Realta. Negara bagian juga memberikan USD 15 juta dalam bentuk kredit pajak zona perusahaan, sementara kota Madison menawarkan USD 2,8 juta dalam pembiayaan kenaikan pajak (tax increment financing).

Yang menarik, dukungan datang dari kedua partai. “Wisconsin benar-benar memutuskan untuk mendukung penuh fusi,” kata Furlong. Baik Partai Republik maupun Demokrat di legislatif negara bagian sama-sama mendukung insentif ini.

Mengapa Startup Fusi Pilih Bertahan di Wisconsin?

Keputusan Realta bertahan di Wisconsin terbilang unik. Sebagian besar startup fusi memilih berlokasi di dekat laboratorium nasional atau di pesisir AS. Type One Energy, startup fusi lain yang juga berasal dari Wisconsin, justru pindah ke Tennessee pada 2024.

Namun, Realta punya keuntungan lebih: akses ke lulusan fisika plasma berkualitas dari University of Wisconsin-Madison setiap tahun, serta keberadaan perusahaan fusi lain seperti Shine di pinggiran kota. “Menjadi juara negara bagian juga menguntungkan. Kami mendapat perhatian dari orang-orang yang bisa membantu,” tambah Furlong.

Target 2029: Plasma Pertama di Forge

Fasilitas Forge dijadwalkan menghasilkan plasma pertamanya pada 2029. Realta menargetkan pusat ini tidak hanya menjadi laboratorium riset, tetapi juga batu loncatan menuju pembangkit listrik fusi komersial yang lebih besar.

Dengan lonjakan permintaan listrik dari elektrifikasi ekonomi dan pusat data AI, fusi mulai dipandang sebagai solusi energi masa depan yang realistis. Langkah Wisconsin dan Realta bisa menjadi cetak biru bagaimana negara bagian lain di AS mulai serius menggarap teknologi ini.

Reporter: Vikri Alfandi
Sumber: techcrunch.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top