RANGKASBITUNG — Seorang warga Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, Ujang, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran bazar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Ia bisa membeli kebutuhan pokok untuk keluarganya selama sepekan dengan harga yang relatif murah dan terjangkau dibandingkan harga di pasaran.
"Kita membeli kebutuhan pangan cukup untuk satu pekan ke depan dengan harga Rp75 ribu," kata Ujang kepada ANTARA di lokasi bazar.
Daftar Harga Sembako di Bazar GPM Lebak
Dalam bazar yang berlokasi di Alun-Alun Rangkasbitung tersebut, sejumlah bahan pokok dijual dengan harga khusus. Beras SPHP dibanderol Rp11.000 per kilogram, MinyaKita Rp15.500 per liter, minyak premium Rp21.000 per kemasan, dan gula putih Rp17.500 per kilogram.
Untuk kebutuhan bumbu dapur, harga bawang merah tercatat Rp47.000 per kilogram, bawang putih Rp39.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp65.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp40.000 per kilogram, cabai merah besar Rp60.000 per kilogram, dan cabai hijau Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, daging unggas dijual dengan harga Rp32.000 per kilogram.
Antisipasi Inflasi dan Daya Beli Masyarakat
Kepala Bidang Distribusi dan Sumberdaya Pangan Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Lebak, Tubagus Sonip, menjelaskan bahwa bazar ini digelar untuk memperingati Hari Bhayangkara dan Bulan Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Perum Bulog, PT Rajawali Nusantara Indonesia, PT Frimafood Internasional, Distributor Garasi Mabu, dan Distributor Toko Daging Oemah Koyor.
"Kita mengapresiasi daya beli masyarakat meningkat hingga ribuan konsumen membeli kebutuhan bahan pokok itu," kata Sonip.
Menurut Sonip, selain menstabilkan harga bahan pokok di pasaran, bazar GPM ini juga bertujuan untuk mengantisipasi inflasi serta meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya bagi mereka yang berpenghasilan rendah. Ujang pun berharap pemerintah daerah terus mengoptimalkan bazar GPM guna meringankan beban ekonomi warga.