CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon memastikan program pendidikan gratis bagi siswa SD dan SMP swasta akan mulai berjalan pada tahun depan. Langkah ini diambil untuk memperluas akses pendidikan dan menekan angka anak putus sekolah akibat keterbatasan biaya maupun daya tampung sekolah negeri.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Cilegon Robinsar saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Aula Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kota Cilegon, Selasa (28/7/2026). Acara itu juga dirangkaikan dengan pengukuhan Forum Anak Kota Cilegon.
“Insyaallah tahun depan Pemerintah Kota Cilegon memastikan program SD dan SMP swasta gratis dapat dilaksanakan. Tujuannya untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah karena keterbatasan biaya,” ujar Robinsar dalam sambutannya.
Dua Program Pendidikan: Swasta Gratis dan Beasiswa Kuliah
Robinsar menjelaskan, program pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP swasta hanya satu dari rangkaian kebijakan pendidikan yang disiapkan Pemkot Cilegon. Untuk jenjang pendidikan tinggi, pemerintah telah menyiapkan Program Beasiswa Cilegon Juare.
“Untuk menciptakan kota yang maju dibutuhkan sumber daya manusia yang unggul, dan sumber daya manusia yang unggul lahir dari pendidikan. Karena itu, kami berkomitmen agar anak-anak Cilegon mampu bersaing dan berkompetisi dengan anak-anak dari daerah lain,” kata Robinsar.
Pemkot Cilegon menilai, sebagai kota industri dengan banyak perusahaan besar, kebutuhan akan tenaga kerja kompeten sangat tinggi. Program pendidikan gratis dan beasiswa diharapkan menjadi jembatan bagi generasi muda untuk mengambil peran tersebut.
Harapan ke Pelajar: Bermimpi dan Berikhtiar
Dalam kesempatan yang sama, Robinsar mendorong para pelajar untuk berani memiliki cita-cita setinggi mungkin. Ia menekankan bahwa mimpi harus diikuti dengan ikhtiar nyata dan doa orang tua.
“Silakan adik-adik bermimpi setinggi mungkin, tetapi mimpi itu harus diiringi dengan ikhtiar dan langkah-langkah yang konkret. Jangan hanya memiliki cita-cita, tetapi harus mempersiapkan diri dengan belajar, meningkatkan kemampuan dan terus berusaha,” ungkapnya.
Robinsar juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua. Menurutnya, doa dan dukungan orang tua menjadi faktor penting dalam perjalanan anak meraih kesuksesan. “Mintalah doa kepada orang tua agar menjadi anak yang saleh dan salehah serta sukses dunia dan akhirat,” pesannya.
Refleksi Pemenuhan Hak Anak
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Cilegon, Lendy Delyanto, menegaskan bahwa peringatan Hari Anak Nasional bukan sekadar seremonial. Momentum ini digunakan untuk merefleksikan sejauh mana hak-hak anak telah terpenuhi.
“Peringatan Hari Anak Nasional setiap tahunnya tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk merefleksikan sejauh mana hak-hak anak telah terpenuhi dan apa yang perlu kita tingkatkan untuk mewujudkan masa depan yang lebih baik,” ujar Lendy.
Dengan dua program unggulan di bidang pendidikan—SD dan SMP swasta gratis serta Beasiswa Cilegon Juare—Pemkot Cilegon berharap tidak ada lagi anak yang tertinggal akibat faktor ekonomi. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di kancah regional maupun nasional.