Pencarian

Pemkab Tangerang Hibahkan Dana ke Kemenag untuk Biaya Kuliah 40 Guru Madrasah, Kuota Bakal Ditambah

Selasa, 08 September 2026 • 22:16:31 WIB
Pemkab Tangerang Hibahkan Dana ke Kemenag untuk Biaya Kuliah 40 Guru Madrasah, Kuota Bakal Ditambah
Bupati Tangerang menyerahkan hibah APBD kepada Kementerian Agama untuk membiayai kuliah 40 guru madrasah.

TANGERANG — Sebanyak 40 guru madrasah di Kabupaten Tangerang bakal melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana melalui Program Beasiswa Madrasah Gemilang yang didanai penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Bupati Tangerang Moch. Maesal Rasyid menyebut dana tersebut disalurkan dalam bentuk hibah kepada Kementerian Agama.

“Alhamdulillah, hari ini kami menerima kunjungan Ibu Menteri Agama dalam rangka meluncurkan beasiswa untuk guru-guru madrasah di Kabupaten Tangerang. Sumber dananya ini dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang yang diberikan hibah kepada Kementerian Agama,” ujar Maesal dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

Sasaran Beasiswa: Guru Tanpa Gelar S1 atau Ijazah Tak Linier

Penerima beasiswa pada tahap awal merupakan guru yang belum memiliki gelar sarjana strata satu (S1). Program ini juga menjaring guru yang telah menamatkan S1 tetapi bidang keilmuannya tidak linier dengan tugas yang diampu di madrasah.

Skema tersebut dirancang untuk membantu para pendidik memenuhi kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kapasitas mengajar. Pemkab Tangerang memastikan program ini tidak berhenti di tahun pertama.

“Secara teknis, beasiswa ini diberikan kepada 40 guru madrasah yang belum memiliki gelar S1, atau yang jenjang S1-nya belum linier. Insyaallah, pada tahun-tahun berikutnya kuota penerima beasiswa ini juga akan terus kita tambahkan,” kata Maesal.

Pesan Menteri Agama: Kelola Beasiswa Secara Transparan

Peluncuran program turut dihadiri Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Hj. Helmi Halimatul Udhmah yang mewakili Menteri Agama Republik Indonesia. Ia mengingatkan agar pengelolaan beasiswa dilakukan secara akuntabel dan dipandang sebagai investasi jangka panjang menuju Indonesia Emas 2045.

“Saya sampaikan tiga pesan. Pertama, jadikan beasiswa ini investasi menuju Indonesia Emas 2045. Kedua, kelola beasiswa ini secara transparan dan akuntabel. Ketiga, para suami harus mendukung istri yang kuliah untuk menjaga ketahanan keluarga, karena dari sanalah kualitas bangsa ditentukan,” tegasnya.

Kuliah Perdana di STAI Syekh Manshuruddin Pandeglang

Salah satu penerima manfaat, Neneng Rostiani, guru MIS Nurul Ibad, Desa Talagasari, mengaku baru pertama kali mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi. Ia akan mengambil jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) di STAI Syekh Manshuruddin Pandeglang, Banten.

“Perasaan saya bahagia, bersyukur, dan tidak menyangka bisa mendapat beasiswa. Semoga langkah ini membawa berkah dan manfaat nyata,” ungkap Neneng.

Neneng dijadwalkan mengikuti masa orientasi mahasiswa pada 26 September mendatang. Ia berharap program serupa terus berlanjut agar semakin banyak guru madrasah yang terbantu.

“Semoga pemerintahan Kabupaten Tangerang semakin maju, jaya, gemilang dan bisa terus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang,” harapnya.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bantendaily.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks