Pencarian

BPD Cimaung Buka Suara soal KDMP di Serang Dekat Kubangan Belerang, Klaim Warga Dukung dan Air Aman

Jumat, 31 Juli 2026 • 00:20:31 WIB
BPD Cimaung Buka Suara soal KDMP di Serang Dekat Kubangan Belerang, Klaim Warga Dukung dan Air Aman
Ketua BPD Cimaung, Edi, menyampaikan klarifikasi terkait pembangunan KDMP di dekat kubangan belerang, Selasa (18/2/2025).

SERANG — Polemik lokasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Cimaung, Kabupaten Serang, Banten, akhirnya mendapat tanggapan resmi dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ketua BPD Cimaung, Edi, menegaskan bahwa masyarakat setempat tidak mempermasalahkan konstruksi bangunan yang berada di dekat kubangan berbau belerang tersebut.

Menurut Edi, dukungan warga muncul karena proyek ini dinilai mampu mengubah fungsi lahan desa yang selama ini terbengkalai menjadi aset produktif. "Yang kami ketahui, masyarakat mendukung. Lahan itu sebelumnya tidak dimanfaatkan. Dengan dibangunnya KDMP, lahan desa justru memiliki nilai tambah dan diharapkan memberikan manfaat ekonomi kepada warga," ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (18/2/2025).

Manfaat Ekonomi dan Lapangan Kerja Lokal

Edi menjelaskan, respons positif masyarakat bukan tanpa alasan. Proses konstruksi KDMP disebut-sebut melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga berdampak langsung pada perputaran uang di tingkat desa. Ia menilai partisipasi ini menjadi bukti nyata bahwa warga tidak sekadar menyetujui, tetapi ikut terlibat dalam pembangunan.

Ke depan, koperasi ini diproyeksikan memiliki sejumlah fungsi strategis. Mulai dari mendukung distribusi kebutuhan pokok, menyediakan fasilitas pergudangan, hingga menjadi pusat pemasaran hasil pertanian dan produk UMKM warga lokal. "Keberadaan KDMP diharapkan dapat mengoptimalkan lahan bengkok desa yang sebelumnya tidak produktif," kata Edi.

Bantahan soal Kualitas Air dan Bau Belerang

Menanggapi isu kualitas air buruk di sekitar lokasi, Edi membantahnya. Ia mengklaim berdasarkan kesaksian warga yang telah lama bermukim, sumber air tanah di kawasan tersebut aman dan normal. Bahkan, sebuah masjid yang berjarak sekitar 30 meter di seberang lokasi KDMP disebut menggunakan sumber air setempat tanpa kendala.

"Warga yang tinggal di sekitar lokasi menyampaikan bahwa airnya normal dan tidak berbau belerang. Masjid yang berada sekitar 30 meter di seberang KDMP juga menggunakan air seperti biasa," terang Edi.

Sebelumnya, Kepala Desa Cimaung Sunardi membantah bangunan koperasi berada di atas lumpur dan kubangan belerang. Namun, ia tidak menampik adanya kubangan di belakang bangunan yang mengeluarkan bau menyengat seperti belerang.

Pemdes Terbuka untuk Verifikasi Teknis

Meski meyakini kondisi lokasi aman, Pemdes dan BPD Cimaung menyatakan tetap terbuka jika pemerintah daerah atau instansi teknis terkait ingin melakukan verifikasi lapangan. Edi menilai pemeriksaan ini penting untuk memperoleh kesimpulan yang valid berdasarkan data ilmiah, bukan sekadar pengamatan visual atau keterangan perseorangan.

"Pemeriksaan teknis dinilai penting untuk memperoleh kesimpulan berdasarkan data ilmiah, bukan hanya berdasarkan pengamatan visual atau keterangan perseorangan," pungkasnya.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks