Pencarian

114 Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Rampung, Pemkab Targetkan Beroperasi Tahun Ini untuk Dorong Ekonomi Desa

Kamis, 16 Juli 2026 • 19:50:31 WIB
114 Koperasi Desa Merah Putih di Lebak Rampung, Pemkab Targetkan Beroperasi Tahun Ini untuk Dorong Ekonomi Desa
unit Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Lebak telah rampung dibangun oleh PT Agrinas Pangan Nusantara.

LEBAK — Sebanyak 114 dari total 344 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Lebak dinyatakan rampung dibangun. Seluruh bangunan itu merupakan hasil kerja PT Agrinas Pangan Nusantara selaku mitra pemerintah dalam program pengembangan koperasi desa.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak Imam Suangsa menargetkan koperasi-koperasi itu bisa beroperasi tahun ini.

"Kami berharap KDKMP itu beroperasi tahun ini, sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa," kata Imam di Lebak, Kamis.

Sisa 251 Unit Ditargetkan Rampung Akhir Juli 2026

Pemerintah Kabupaten Lebak menyebut pembangunan KDKMP berjalan lancar tanpa kendala berarti di lapangan. Dari 344 unit yang direncanakan, sebanyak 251 unit lainnya masih dalam proses pembangunan dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026.

Meski bangunan fisik sudah selesai, sebagian besar KDKMP belum menjalankan operasional. Penyebabnya, sumber daya manusia yang akan mengelola koperasi masih menjalani pembekalan dan pemusatan latihan.

Imam menerangkan bahwa para calon manajer itu tengah mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. Perusahaan tersebut menjadi penanggung jawab penuh dalam pengelolaan KDKMP.

Tujuh Unit Usaha yang Akan Dijalankan

Setiap KDKMP direncanakan mengelola tujuh unit usaha. Imam merinci, unit usaha itu meliputi warung sembako, pergudangan, klinik, apotek, penyediaan pupuk, simpan pinjam, dan pertanian.

Selain itu, koperasi juga akan mengelola jasa penyaluran bantuan pemerintah. Mulai dari pendistribusian pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), hingga pembayaran BPJS Mandiri, PDAM, dan listrik.

"Kami meyakini KDKMP dapat menumbuhkan ekonomi desa melalui berbagai aneka usaha itu," ujar Imam.

Koperasi Desa Pondok Panjang: Perputaran Uang Capai Ratusan Juta Per Bulan

Salah satu KDKMP yang sudah terbentuk adalah di Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara. Ketua KDKMP setempat, Aep Saepudin, menyebutkan koperasi itu kini mengembangkan usaha berbasis sumber daya lokal.

Anggota koperasi mencapai 294 orang, mayoritas pelaku UMKM yang memproduksi emping kaceprek, gula aren, sale pisang, dan bakso ikan. Aep mengklaim, jika dikalkulasikan dengan harga Rp40 ribu per kilogram dari total produksi 10 ton per bulan, perputaran uang bisa mencapai ratusan juta rupiah.

"Kami mendorong agar koperasi itu tumbuh dan berkembang sehingga dapat menciptakan perekonomian baru bagi masyarakat pedesaan," kata Aep.

Optimisme Pemkab: Kemandirian Masyarakat Desa

Pemerintah Kabupaten Lebak optimistis KDKMP bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa. Selain pembangunan fisik, perhatian juga diberikan pada kesiapan kelembagaan dan tata kelola koperasi.

Imam menegaskan bahwa keberadaan manajer yang sudah terlatih menjadi kunci agar koperasi berjalan profesional. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar seluruh tahapan berjalan sesuai rencana.

"Kami optimistis KDKMP menjadi motor penggerak perekonomian desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan," katanya.

Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks