TANGERANG SELATAN — Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa dinamika internal organisasi adalah hal yang wajar, tetapi persatuan harus tetap menjadi prioritas utama. Ia berharap muktamar yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, mampu melahirkan keputusan terbaik bagi organisasi.
"Semoga muktamar berjalan baik dan menghasilkan keputusan organisasi yang membawa NU lebih baik lagi, meskipun setiap organisasi mempunyai dinamikanya masing-masing," kata Andra di Serpong, Rabu.
NU Mitra Strategis Pemerintah dalam Pembangunan
Menurut Andra, posisi NU tidak sekadar organisasi keagamaan, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Ia meyakini apa pun hasil keputusan muktamar nanti, dukungan terhadap program pemerintah akan tetap berjalan.
Pernyataan itu disampaikan di sela-sela audiensi yang berlangsung hangat. Kehadiran pengurus PWNU Banten kali ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi menjelang keberangkatan kontingen ke Jawa Timur.
110 Peserta Berangkat dengan Tiga Bus dari Delapan Kabupaten/Kota
PWNU Banten memberangkatkan 110 peserta yang terdiri dari pengurus cabang di delapan kabupaten dan kota se-Banten. Rombongan direncanakan bertolak menggunakan tiga bus pada 25 Agustus 2026.
Rencananya, Gubernur Andra Soni akan melepas langsung kontingen tersebut di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Hal ini menjadi simbol dukungan penuh pemerintah daerah terhadap penyelenggaraan muktamar.
Apa Target PWNU Banten Selama Muktamar?
Ketua PWNU Banten Hafis Gunawan menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kerukunan umat beragama dan mengawal program pembangunan pemerintah. Ia juga meminta doa agar seluruh rangkaian kegiatan muktamar berjalan lancar.
"Melalui silaturahmi ini jajaran pengurus PWNU meminta doa dari Gubernur Banten Andra Soni agar selama proses muktamar berjalan lancar sampai kembali ke daerah masing-masing. Kita rencananya paling lama itu lima hari di sana," ujar Hafis.
Keberangkatan rombongan dijadwalkan pada 25 Agustus 2026, dengan agenda utama menghadiri pembukaan muktamar sehari setelahnya. Selama lima hari di Jombang, para peserta akan mengikuti serangkaian sidang komisi dan pleno yang menentukan arah organisasi lima tahun ke depan.
Muktamar Ke-35 NU kali ini menjadi momen penting bagi organisasi untuk merumuskan respons terhadap berbagai persoalan kebangsaan dan keumatan. PWNU Banten membawa aspirasi dari masing-masing cabang untuk dibahas dalam forum tertinggi organisasi tersebut.