Pencarian

Debit Sungai Cisadane Turun Akibat Kemarau, BPBD Kota Tangerang Pantau Sumber Air Baku hingga Koordinasi dengan Perumda Tirta Benteng

Sabtu, 05 September 2026 • 14:01:01 WIB
Debit Sungai Cisadane Turun Akibat Kemarau, BPBD Kota Tangerang Pantau Sumber Air Baku hingga Koordinasi dengan Perumda Tirta Benteng
Petugas BPBD Kota Tangerang memantau kondisi sumber air baku di bantaran Sungai Cisadane yang debitnya menurun akibat musim kemarau panjang.

BPBD Kota Tangerang, Banten, memantau kondisi sumber air baku di sejumlah wilayah buntut penurunan debit Sungai Cisadane yang dipicu musim kemarau panjang. Pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih warga tetap terpenuhi di tengah status siaga darurat kekeringan yang telah ditetapkan.

TANGERANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, memantau langsung kondisi sumber air baku di sejumlah wilayah setelah debit Sungai Cisadane dilaporkan mengalami penurunan akibat musim kemarau panjang. Langkah ini diambil untuk menjamin pasokan air bersih bagi warga tetap berjalan normal selama masa tanggap darurat.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, pemantauan yang dilakukan melibatkan tim gabungan dari berbagai unsur. Pihaknya ingin memastikan kebutuhan dasar masyarakat terhadap air bersih tetap terpenuhi selama Status Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi Kekeringan diberlakukan.

Koordinasi Lintas Instansi untuk Antisipasi Darurat

Sebelum melakukan pemantauan ke lapangan, BPBD telah menggelar koordinasi bersama sejumlah pemangku kepentingan. Rapat lintas instansi itu dihadiri perangkat daerah, Perumda Tirta Benteng, BMKG, BBWS Ciliwung Cisadane, serta TNI/Polri.

"Langkah ini sangat penting untuk memastikan respons dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi peningkatan dampak kekeringan maupun kondisi darurat lainnya," ujar Mahdiar di Tangerang, Sabtu.

Dengan koordinasi yang solid, BPBD bersama seluruh pihak terkait terus memantau perkembangan kondisi di lapangan. Hal ini dilakukan agar penanganan dampak kekeringan dapat berjalan optimal dan terpadu.

Pasokan Air Perumda Tirta Benteng Masih Normal

Direktur Utama Perumda Tirta Benteng Kota Tangerang Doddy Effendi memastikan layanan air bersih bagi pelanggan hingga saat ini masih berjalan normal. Meski demikian, perusahaan daerah (perusda) itu tetap menyiagakan armada untuk antisipasi jika ada permintaan pasokan dari warga.

"Jika ada kebutuhan air bersih, kami siap menyalurkan. Meski kondisi pasokan air bersih masih aman, masyarakat tetap diimbau menggunakan air secara bijak," kata Doddy.

Warga yang mengalami gangguan layanan atau membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center Perumda Tirta Benteng di nomor 0811-6121-095.

Imbauan untuk Warga: Bijak Gunakan Air dan Waspada Kebakaran

Selain kesiapsiagaan pemerintah, partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menghadapi musim kemarau tahun ini. Warga diminta menghemat penggunaan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kewaspadaan juga perlu ditingkatkan terhadap potensi kebakaran yang biasanya meningkat seiring kondisi lingkungan yang lebih kering. BPBD meminta warga segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar.

"Mari bersama menjaga penggunaan air secara bijak, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan sekitar," imbaunya.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: banten.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks