Pencarian

Belgia Minta Jawaban FIFA soal Kontroversi Balogun, Tarik Dukungan untuk Infantino

Senin, 07 September 2026 • 18:05:01 WIB
Belgia Minta Jawaban FIFA soal Kontroversi Balogun, Tarik Dukungan untuk Infantino
Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) menyatakan menarik dukungannya terhadap Gianni Infantino sebagai presiden FIFA.

BANTEN — Asosiasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) mengambil sikap tegas dengan menarik dukungannya untuk Gianni Infantino sebagai presiden FIFA. Keputusan ini diumumkan di tengah ketidakpuasan mendalam terhadap penanganan kasus kartu merah Folarin Balogun yang dinilai tidak transparan.

RBFA telah mengirimkan permintaan resmi agar isu ini masuk dalam agenda rapat Dewan FIFA pada 15 Oktober. Mereka menuntut penjelasan atas dasar hukum pencabutan skorsing yang dinilai tidak lazim tersebut.

Kronologi Kontroversi yang Memicu Kemarahan Belgia

Kontroversi berawal saat Balogun menerima kartu merah langsung di laga penyisihan grup, yang seharusnya membuatnya absen di babak 16 besar melawan Belgia. FIFA kemudian memutuskan menangguhkan larangan bermain tersebut selama setahun, sehingga penyerang AS itu tetap bisa tampil sebagai starter.

Keputusan ini menjadi momen langka dalam sejarah Piala Dunia. Balogun tercatat hanya menjadi pemain kedua setelah Garrincha (Brasil, 1962) yang terhindar dari larangan bermain akibat kartu merah. Sepanjang turnamen, tidak ada skorsing lain yang dicabut.

Kritik semakin keras setelah terungkap adanya lobi langsung dari Presiden AS Donald Trump dan pejabat Gedung Putih kepada FIFA. FIFA sendiri hanya merujuk pada pasal 27 kode disiplin sebagai dasar kewenangan menangguhkan sanksi.

Presiden RBFA: Pertanyaan Kami Masih Belum Terjawab

Presiden RBFA, Pascale van Damme, menyampaikan frustrasinya atas minimnya komunikasi dari badan sepak bola dunia. Ia menegaskan federasinya tetap berkomitmen mendorong kejelasan proses ke depan.

"Dua bulan setelah peristiwa itu, pertanyaan kami masih belum terjawab," kata Van Damme, seperti dikutip BBC. "Mengingat pentingnya transparansi dan kejelasan bagi semua pihak yang terlibat, kami meminta penjelasan yang diperlukan dan, pada saat yang sama, ingin mengeksplorasi di mana perbaikan terhadap proses saat ini memungkinkan."

Van Damme juga menekankan pentingnya tata kelola yang kuat di seluruh sepak bola. "Bersama UEFA, konfederasi lain, dan asosiasi nasional, kami tetap berkomitmen pada transparansi dalam pengambilan keputusan, tata kelola yang kuat, dan proses yang jelas," tambahnya.

Dampak ke Peta Politik FIFA

Keputusan Belgia menjadi sinyal perlawanan yang semakin terbuka terhadap kepemimpinan Infantino. Presiden FIFA itu baru mengonfirmasi pencalonannya kembali pada Maret setelah menjabat sejak 2016.

Di atas lapangan, Belgia sendiri sukses menyingkirkan AS dengan kemenangan 4-1 di babak 16 besar. Namun kekalahan itu tidak meredam kemarahan federasi terhadap proses yang melingkupi turnamen, dan Belgia akhirnya tersingkir di perempat final oleh Spanyol.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: goal.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks