PANDEGLANG — Kedatangan Hadiyanto disambut langsung oleh Abuya Muhtadi di kediamannya. Pertemuan berlangsung dalam suasana kehangatan kekeluargaan, bukan forum resmi dengan agenda seremonial.
Dalam pertemuan itu, Hadiyanto menyampaikan maksud kedatangannya secara langsung. Ia memohon doa dan restu dari ulama kharismatik Banten tersebut.
"Kedatangan kami untuk memohon doa, restu, serta wejangan dari Abuya Muhtadi dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas-tugas pelayanan hukum dan pengayoman kepada masyarakat di wilayah Banten," kata Hadiyanto, seperti dikutip dari keterangan resmi.
Peran Ulama Dinilai Penting untuk Jaga Kondusivitas Banten
Hadiyanto menegaskan pentingnya peran dan nasihat para ulama dalam menjaga kondusivitas, keharmonisan, serta ketenteraman di tengah masyarakat. Menurutnya, pendekatan hukum yang humanis dan berkeadilan senantiasa memerlukan dukungan serta bimbingan moral dari tokoh-tokoh agama.
Pandangan itu menjadi dasar kunjungan silaturahmi tersebut. Kanwil Kemenkum Banten ingin memastikan kerja-kerja pelayanan hukum tidak berjalan sendiri, tetapi mendapat dukungan moral dari kalangan ulama.
Komitmen Jalin Komunikasi dengan Seluruh Elemen Masyarakat
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Kanwil Kemenkum Banten berkomitmen untuk terus menjalin komunikasi yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat dan tokoh ulama. Tujuannya mewujudkan pelayanan hukum yang berdampak positif, berkeadilan, serta mengakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal di Provinsi Banten.
Kunjungan ke Cidahu menjadi salah satu langkah awal dari komitmen tersebut. Kanwil Kemenkum Banten menyatakan akan terus membangun komunikasi serupa dengan elemen masyarakat lain di wilayah Banten.