Pencarian

Ditjen Minerba Beri Apresiasi ke 42 Badan Usaha Tambang, Ini Daftarnya

Jumat, 06 November 2026 • 14:51:31 WIB
Ditjen Minerba Beri Apresiasi ke 42 Badan Usaha Tambang, Ini Daftarnya
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno memberikan sambutan dalam penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11).

BANTEN — Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen Minerba) Kementerian ESDM memberikan Apresiasi Minerba 2026 kepada 42 badan usaha pertambangan dan insan ESDM pada penutupan Minerba Convex 2026 di JIExpo, Jakarta, Selasa (3/11). Penilaian tahun ini tidak hanya menyorot produksi dan setoran negara, tetapi juga praktik pertambangan yang baik dan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar tambang. Penghargaan yang sama juga diberikan kepada tim ESDM Siaga Bencana yang diterjunkan ke Sumatera dan Nusa Tenggara Timur.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Tri Winarno menegaskan bahwa keberhasilan sektor tambang tidak cukup diukur dari angka produksi. Menurut dia, ada tanggung jawab yang lebih luas yang harus dipikul badan usaha, mulai dari cara menjalankan operasional hingga memastikan warga di sekitar wilayah tambang ikut merasakan manfaatnya.

"Ada tanggung jawab yang lebih luas, yaitu bagaimana kegiatan pertambangan dijalankan dengan baik, bagaimana masyarakat di sekitar wilayah pertambangan mendapatkan manfaat, dan bagaimana sumber daya alam dikelola secara bertanggung jawab untuk kepentingan generasi mendatang," ujar Tri dalam keterangan resminya.

Apresiasi Minerba 2026 dibagi ke dalam empat kategori. Dua kategori pertama menyorot Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) badan usaha pertambangan, masing-masing untuk komoditas batubara dan mineral. Kategori ketiga menilai pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practice), sedangkan kategori keempat mengukur kepatuhan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Sumber Daya Alam mineral dan batubara.

Siapa Saja Penerima Apresiasi Tahun Ini

Di kategori PPM batubara untuk produsen di atas 5 juta ton, sejumlah perusahaan masuk daftar berdasarkan bidang kontribusinya. PT Asmin Bara Bronang dinilai unggul di bidang pendidikan, PT Borneo Indobara di kesehatan, PT Indexim Coalindo pada peningkatan pendapatan riil warga, serta PT Ganda Alam Makmur di kemandirian ekonomi.

Nama lain yang masuk kategori serupa adalah PT Tiwa Abadi untuk sosial dan budaya, PT Maruwai Coal di bidang lingkungan, PT Kideco Jaya Agung untuk kelembagaan komunitas, dan PT Berau Coal pada pembangunan infrastruktur. Untuk produsen di bawah 5 juta ton, apresiasi diberikan antara lain kepada PT Lahai Coal, PT Adimitra Baratama Nusantara, PT Jorong Barutama Greston, dan PT Telen Orbit Prima.

Kategori PPM mineral diisi sejumlah nama besar. PT Freeport Indonesia, PT Bumi Suksesindo, dan PT Cita Mineral Investindo Tbk tercatat sebagai penerima di bidang pendidikan. PT ANTAM (Persero) Tbk muncul di beberapa subkategori melalui unit bisnisnya, yakni UBP Nikel Maluku Utara untuk kesehatan, UBP Bauksit Kalimantan Barat dan UBP Emas Pongkor pada bidang lain. PT Agincourt Resources, PT J Resources Bolaang Mongondow, PT Semen Gresik Pabrik Rembang, hingga PT Amman Mineral Nusa Tenggara juga masuk daftar.

Praktik Tambang Baik dan Kepatuhan Setoran Negara

Untuk kategori Good Mining Practice, delapan perusahaan dinilai berhasil menerapkan kaidah teknik pertambangan secara benar. Mereka adalah PT ANTAM UBP Bauksit Kalimantan Barat, PT Arutmin Indonesia Site Asamasam, PT Arutmin Indonesia Site Kintap, PT Baramulti Suksessarana, PT Berau Coal, PT Borneo Indobara, PT Kutai Energi, dan PT Wahana Baratama Mining.

Sementara di kategori kepatuhan pembayaran PNBP Sumber Daya Alam, penghargaan diberikan kepada perwakilan tiap jenis izin usaha. PT Hengjaya Mineralindo mewakili IUP mineral, PT Bhumi Rantau Energi untuk IUP batubara, dan PT Bukit Asam untuk IUP BUMN. Adapun PT Weda Bay Nickel mewakili kontrak karya, PT Borneo Indobara untuk PKP2B, dan PT Vale Indonesia di kategori IUPK.

Tim ESDM Siaga Bencana Ikut Diapresiasi

Di luar badan usaha, Ditjen Minerba memberi penghargaan kepada pegawai yang tergabung dalam Tim ESDM Siaga Bencana di Sumatera dan Nusa Tenggara Timur. Penerimanya meliputi Klinik Pratama Ditjen Minerba serta Inspektur Tambang yang ditempatkan di NTT, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Tim tersebut diterjunkan dalam penanganan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak. Melalui program ESDM Siaga Bencana, Kementerian ESDM menggandeng mitra sektor energi dan pertambangan untuk mendukung pemulihan wilayah pascabencana.

"Ini menunjukkan bahwa pengabdian insan Minerba tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas di bidang pertambangan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap masyarakat dan tanggung jawab kemanusiaan," kata Tri.

Pada penutupan yang sama, Ditjen Minerba mengumumkan pemenang Minerba Educreative Competition 2026. Kompetisi itu membuka ruang bagi pelajar, mahasiswa, guru, dan wartawan untuk menuangkan gagasan seputar sektor mineral dan batubara.

Bagi Tri, deretan penghargaan ini bukan garis akhir. Ia meminta perusahaan penerima menjaga konsistensi kinerja dan menjadikan praktik baik mereka sebagai rujukan bagi badan usaha lain yang belum masuk daftar.

Follow bantenvoice.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks