SERANG — Pemerintah Kota Serang kini tengah mematangkan program unggulan bertajuk 3S, yakni Siap Kerja, Siap Kuliah, dan Siap Jadi Pengusaha. Program ini dirancang sebagai intervensi dini bagi para pelajar di Kota Serang agar memiliki orientasi masa depan yang terukur sebelum mereka menanggalkan seragam sekolah.
Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan memastikan setiap anak muda mendapatkan kesempatan berkembang sesuai minat dan bakatnya. Pemkot Serang akan menggandeng satuan pendidikan untuk melakukan pemetaan potensi siswa sejak dini guna meminimalkan angka pengangguran lulusan baru.
“Kita ingin anak-anak muda di Kota Serang punya masa depan yang jelas. Mau langsung kerja siap, mau lanjut kuliah siap, dan kalau ingin jadi pengusaha juga harus siap,” ujar Agis saat memaparkan program tersebut baru-baru ini.
Bagi siswa yang memilih jalur langsung kerja, Pemkot Serang telah menyiapkan skema pelatihan keterampilan khusus. Program ini tidak hanya menyasar kebutuhan industri lokal, tetapi juga membuka lebar pintu kesempatan berkarier di luar negeri sebagai jalan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Agis menekankan pentingnya pembekalan kompetensi yang sesuai dengan standar perusahaan dan pasar kerja global. Fasilitas pendukung mulai dari pelatihan bahasa hingga penguatan mental akan diberikan kepada para calon tenaga kerja asal Kota Serang.
“Kami ingin membuka peluang seluas-luasnya. Kalau ada anak-anak yang ingin bekerja di luar negeri, maka harus dipersiapkan dari sekarang mulai dari kemampuan, pelatihan hingga fasilitas pendukungnya,” katanya menambahkan.
Selain pendidikan formal dan ketenagakerjaan, pilar ketiga dari program 3S adalah mencetak pengusaha muda. Pemkot Serang berupaya mengubah pola pikir generasi muda agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Dukungan nyata yang disiapkan meliputi:
Menurut Agis, kemandirian ekonomi daerah akan terbangun jika banyak anak muda berani terjun ke dunia bisnis. Dengan lahirnya wirausahawan baru, roda ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput diharapkan bergerak lebih kuat dan dinamis.
Implementasi program 3S akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan kolaborasi lintas sektor. Sekolah-sekolah di Kota Serang diposisikan sebagai garda terdepan dalam mendeteksi kecenderungan siswa, apakah mereka lebih condong pada jalur akademisi, praktisi industri, atau wirausaha.
“Kalau anak-anak muda berani menjadi pengusaha, maka ekonomi masyarakat akan bergerak lebih kuat. Kita ingin lahir generasi mandiri yang mampu membuka peluang kerja untuk masyarakat sekitar,” tegas Agis.
Pemkot Serang memastikan akan menggandeng komunitas, pelaku usaha, hingga pemangku kepentingan terkait untuk menyukseskan program ini. Harapannya, program 3S menjadi solusi nyata dalam meningkatkan daya saing warga Serang di tengah tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.