BANTEN — Dalam periode Januari hingga April 2026, total penjualan motor di Indonesia mencapai 2.135.063 unit. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, di mana penjualan tercatat 2.089.953 unit. Meskipun tidak ada detail lebih lanjut mengenai segmen motor yang paling diminati, AISI sebelumnya menyebutkan bahwa segmen skuter matik (skutik) mendominasi dengan kontribusi sebesar 91,7% pada tahun lalu.
Kenaikan penjualan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk pertumbuhan ekonomi yang stabil, harga komoditas yang relatif terkendali, dan dukungan dari lembaga pembiayaan. Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menjelaskan bahwa kondisi geopolitik global dapat memengaruhi perekonomian domestik, termasuk pasar sepeda motor.
Sigit Kumala memproyeksikan bahwa pasar sepeda motor domestik akan tetap stabil pada tahun ini, dengan angka penjualan diperkirakan antara 6,4 juta hingga 6,7 juta unit. "Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami percaya pasar sepeda motor akan tetap menunjukkan pertumbuhan," ungkapnya.
Secara keseluruhan, meskipun terdapat tantangan dari faktor eksternal, pasar sepeda motor di Indonesia menunjukkan tanda-tanda pemulihan dengan pertumbuhan yang positif. Hal ini akan menjadi perhatian bagi para pelaku industri dan konsumen yang berharap akan inovasi dan produk-produk baru yang lebih menarik di tahun ini.