TANGERANG — Suasana berbeda terasa di Masjid Baitussalam Rutan Kelas I Tangerang saat Kakanwil Ditjenpas Banten Muhammad Ali Syeh Banna hadir di tengah-tengah warga binaan. Kedatangannya disambut langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, didampingi Kabag Tata Usaha dan Umum Muhammad Khapi serta jajaran struktural rutan.
Dalam agenda yang dimulai dengan peninjauan masjid itu, Muhammad Ali Syeh Banna menyapa warga binaan yang tengah mengikuti kegiatan pembinaan kepribadian dan keagamaan. Ia memberikan ceramah mengenai arti kehidupan dan pentingnya memperbaiki diri.
Masa pidana, menurutnya, harus dijadikan momentum introspeksi dan pembelajaran agar setiap individu dapat menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan. Pendekatan humanis ini menjadi inti dari kunjungan kerja tersebut.
Tak hanya memberikan motivasi, Kakanwil juga berbincang santai dengan warga binaan. Pada momen tersebut, ia membagikan pengetahuan mengenai ilmu "roso", sebuah konsep pengendalian diri dan tenaga dalam.
Ilmu ini dianggap sebagai bagian dari pembentukan ketenangan batin, kedisiplinan, serta penguatan mental bagi warga binaan selama menjalani masa pembinaan di dalam rutan. Pendekatan non-formal ini mendapat sambutan hangat dari para peserta.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan oleh Kakanwil Ditjenpas Banten. Ia menilai kehadiran pimpinan tersebut menjadi suntikan semangat tersendiri.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan Bapak Kakanwil Ditjenpas Banten beserta jajaran. Kehadiran beliau menjadi motivasi tersendiri bagi warga binaan maupun petugas. Melalui pembinaan dan pendekatan humanis seperti ini, diharapkan warga binaan dapat semakin semangat memperbaiki diri dan menjalani proses pembinaan dengan baik,” ujar Irhamuddin.
Di akhir kegiatan, Muhammad Ali Syeh Banna menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran petugas Rutan Kelas I Tangerang. Ia mengapresiasi dedikasi dan kinerja mereka dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Ditjenpas Banten untuk memperkuat pembinaan kepribadian di lingkungan rutan, dengan harapan warga binaan dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih baik.