Kominfo Tangsel Sebut Helita Jadi Pintu Utama Layanan Publik Digital Berbasis AI

Penulis: Alfin Murtado  •  Kamis, 14 Mei 2026 | 13:17:01 WIB
Helita kini menjadi pintu utama layanan publik digital berbasis AI di Tangerang Selatan.

TANGSEL — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Tangerang Selatan, TB Asep Nurdin, menyebut Helita kini menjadi pintu utama pelayanan publik digital di wilayahnya. Asisten virtual berbasis AI yang terintegrasi dalam aplikasi Tangsel ONE itu tak hanya dirancang sebagai mesin informasi otomatis, melainkan pusat komunikasi warga dengan pemerintah daerah dalam satu sistem terpadu.

“Helita sudah memiliki fondasi kuat sebagai layanan digital warga berbasis AI. Tahap berikutnya adalah memperkuat integrasi, reliabilitas, dan kemampuan penyelesaian kebutuhan masyarakat secara end-to-end,” ujar Asep dalam keterangannya, Kamis (14/5/2026).

Warga Banyak Cari Informasi Umum dan Perizinan

Berdasarkan evaluasi periode 30 April hingga 6 Mei 2026, Helita menangani 545 percakapan dengan total 4.464 pesan masuk. Dari jumlah tersebut, mayoritas pengguna memanfaatkan layanan untuk mencari informasi umum sebesar 37,4 persen. Persoalan perizinan mencapai 21,5 persen dan laporan masyarakat sebesar 14,6 persen.

“Adopsi awal masyarakat cukup baik. Topik terbesar adalah informasi umum, perizinan, dan laporan masyarakat,” ungkap Asep.

68 Tiket Laporan Masuk, 37 Berhasil Diselesaikan

Selain menjadi kanal informasi, Helita mulai difungsikan untuk menerima dan mengelola pengaduan warga melalui sistem ticketing digital. Tercatat sebanyak 68 tiket laporan telah masuk, dengan rincian 29 tiket masih berstatus terbuka (open) dan 37 tiket berhasil diselesaikan (closed).

Pemkot Tangsel mengakui proses penyelesaian aduan masih memerlukan penguatan koordinasi lintas perangkat daerah. “Helita sudah dapat menjadi front door untuk menerima kebutuhan warga, namun penyelesaian laporan masih sangat bergantung pada kesiapan proses tindak lanjut OPD, integrasi sistem, dan SLA internal,” jelas Asep.

Pengembangan Native Web Chat dan Integrasi 112

Kominfo Tangsel tengah menyiapkan pengembangan native web chat sebagai kanal jangka panjang agar layanan lebih stabil dan mudah diakses masyarakat. Integrasi dengan layanan darurat 112 juga terus dilakukan guna mempercepat proses pelaporan dan tindak lanjut kebutuhan warga secara real time.

Melalui konsep “Chat-First AI”, warga kini dapat mengakses berbagai kebutuhan layanan publik hanya melalui percakapan digital. Mulai dari mencari informasi umum, layanan perizinan, hingga menyampaikan laporan masyarakat. Pemkot Tangsel berharap Helita dapat menjadi fondasi baru pelayanan publik modern yang lebih efisien, responsif, dan terintegrasi di era digital.

Reporter: Alfin Murtado
Sumber: bantendaily.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top