Harga BBM Nonsubsidi per 16 Mei 2026: Pertamina, BP-AKR, dan Vivo Kompak Naikkan Solar, Ada yang Melonjak 111 Persen

Penulis: Wisnu Wardana  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:21:53 WIB
Harga Dexlite dan Pertamina Dex naik signifikan di wilayah Jakarta per 16 Mei 2026.

BANTEN — Memasuki pertengahan Mei 2026, pengguna kendaraan diesel harus merogoh kocek lebih dalam. Harga Dexlite dan Pertamina Dex milik Pertamina melesat, sementara produk diesel dari BP-AKR dan Vivo bahkan mencatat kenaikan lebih dari 100 persen dibanding bulan sebelumnya.

Pertamina: Pertamax Turbo Naik, Solar Subsidi Aman

Di wilayah Jakarta, Pertamina menaikkan harga Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp19.900 per liter, naik Rp500 dari posisi sebelumnya Rp19.400 per liter. Kenaikan lebih signifikan terjadi pada segmen diesel. Dexlite (CN 51) kini dibanderol Rp26.000 per liter, melonjak dari Rp23.600 per liter.

Lonjakan paling tajam dari Pertamina terjadi pada Pertamina Dex (CN 53) yang naik Rp4.000 menjadi Rp27.900 per liter, dari sebelumnya Rp23.900 per liter. Namun, harga Pertamax (RON 92) dan Pertamax Green 95 (RON 95) masih bertahan. Begitu juga dengan BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar Subsidi yang belum tersentuh penyesuaian.

BP-AKR: Solar Naik Rp5.330, Bensin Tetap Stabil

SPBU milik BP-AKR juga tak ketinggalan. Produk andalan mereka, BP Ultimate Diesel (CN 53), mengalami kenaikan signifikan menjadi Rp30.890 per liter. Angka ini melonjak Rp5.330 dari harga pertengahan April 2026 yang sebesar Rp25.560 per liter.

Berdasarkan informasi resmi BP Indonesia, penyesuaian ini hanya menyasar produk diesel. Harga BBM bensin tetap stabil, dengan BP Ultimate di posisi Rp12.930 per liter dan BP 92 sebesar Rp12.390 per liter.

Vivo: Diesel Primus Melonjak 111 Persen

Kenaikan paling mengejutkan terjadi di SPBU Vivo. Produk Diesel Primus (CN 51) yang sebelumnya hanya Rp14.610 per liter, kini melesat menjadi Rp30.890 per liter. Artinya, harga solar Vivo naik lebih dari dua kali lipat atau 111 persen.

Sementara itu, harga bensin Vivo masih landai. Revvo 92 (RON 92) dijual Rp12.390 per liter dan Revvo 95 (RON 95) dipasarkan Rp12.930 per liter. Artinya, harga bensin nonsubsidi dari ketiga operator masih berada di kisaran yang sama, berkisar Rp12.390 hingga Rp12.930 per liter.

Kenaikan harga BBM nonsubsidi ini menjadi perhatian bagi pelaku logistik dan transportasi yang sangat bergantung pada bahan bakar diesel. Dengan disparitas harga yang kian lebar antara solar subsidi dan nonsubsidi, risiko perpindahan konsumsi ke BBM bersubsidi pun mengintai.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: idxchannel.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top