BANTEN — Persaingan menuju skuad final Inggris untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada memasuki babak krusial. Dengan jadwal pengumuman resmi tinggal beberapa hari lagi, Thomas Tuchel mendapat 'pekerjaan rumah' tambahan setelah performa gemilang sejumlah pemain di akhir pekan. Tiga nama muncul sebagai kandidat kuat yang layak masuk dalam 26 pemain yang akan terbang ke turnamen.
Bek kiri Manchester United, Luke Shaw, mencatatkan gol pertamanya di Premier League sejak Januari 2023 saat timnya menundukkan Nottingham Forest. Gol tersebut jadi bukti nyata kebugarannya setelah melewatkan hampir seluruh musim 2024-25 karena cedera.
Pemain 29 tahun itu baru tampil di tujuh laga liga musim ini, namun ia berhasil tampil penuh di setiap pertandingan United sejak pulih. Pelatih United, Carrick, menyebut konsistensi dan pengalaman Shaw di dua final turnamen besar bersama Inggris jadi nilai plus. "Dia bek sayap yang fantastis. Performa, pengalaman, dan atributnya tidak perlu diragukan," ujar Carrick.
Kapten Nottingham Forest, Morgan Gibbs-White, mencetak gol ke-14nya di Premier League musim ini lewat penyelesaian first-time yang brilian di Old Trafford. Catatan itu menjadikannya pencetak gol terbanyak Premier League sepanjang tahun kalender 2026 bersama Igor Thiago.
Sejak Maret 2026, gelandang serang 26 tahun itu mengemas sembilan gol dan dua assist di semua kompetisi. Meski persaingan di posisinya sangat ketat—dengan nama-nama seperti Jude Bellingham, Phil Foden, dan Cole Palmer—produktivitas Gibbs-White sulit diabaikan Tuchel. Ia dua kali lebih banyak mencetak gol dibanding rival-rivalnya di posisi yang sama tahun ini.
Gelandang Crystal Palace, Adam Wharton, mencetak gol pertamanya untuk klub dengan tembakan mendatar dari tepi kotak penalti saat menahan imbang Brentford. Selebrasi backflip yang ia lakukan usai gol jadi momen yang sulit dilewatkan Tuchel dari tribun.
Pemain berusia 22 tahun itu baru mengoleksi empat caps sejak debut pada Juni 2024. Cedera sempat menghambat perkembangannya, namun fakta bahwa ia masuk dalam dua skuad Inggris sebelumnya menandakan ia sudah dalam radar Tuchel. Dengan Palace yang masih fokus menatap final Conference League, performa Wharton di lini tengah jadi aset berharga.