Data Alkes Puskesmas di Kabupaten Serang Sering Tak Sinkron, Dinkes Bekali Petugas agar Ajuan Bantuan ke Pusat Tidak Ditolak

Penulis: Yoga Permadi  •  Senin, 18 Mei 2026 | 22:10:19 WIB
Petugas Pustu dan Labkesmas Kabupaten Serang mengikuti pelatihan sinkronisasi data alat kesehatan.

SERANG — Sebanyak puluhan petugas kesehatan dari Puskesmas Pembantu (Pustu) dan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) di Kabupaten Serang mengikuti pembinaan teknis selama dua hari. Pelatihan ini dirancang untuk menyamakan persepsi dalam pendataan alat kesehatan dan sarana prasarana, sekaligus memastikan database yang dikirim ke pemerintah pusat akurat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Efrizal, mengungkapkan bahwa selama ini sering terjadi selisih data antara kondisi nyata di lapangan dengan catatan di sistem Kementerian Kesehatan. Akibatnya, pengajuan bantuan alat kesehatan dari daerah kerap tidak bisa diproses.

“Kadang-kadang kondisi di lapangan rusak, tetapi ketika kami datang ke Kemenkes, di sistem justru belum di update sehingga kondisinya justru berbeda sehingga tidak dapat mengajukan bantuan,” kata Efrizal, Senin 18 Mei 2026.

Database Alkes yang Padu Jadi Syarat Utama Ajuan Bantuan Pusat

Pembinaan ini menjadi krusial di tengah keterbatasan fiskal daerah. Efrizal menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang tidak bisa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata untuk melengkapi alat kesehatan di setiap puskesmas. Oleh karena itu, bantuan dari program pusat menjadi andalan utama.

“Karena dari Kemenkes inginnya datanya selaras. Saat ini dengan kondisi fiskal daerah yang terbatas, maka kita tidak bisa maksimal untuk pelengkapan alat kesehatan. Sehingga kita upayakan melalui program pusat,” ujarnya.

Petugas Kesehatan Dibekali Teknik Sinkronisasi Data Fisik dan Digital

Dalam pelatihan tersebut, para petugas tidak hanya diajarkan cara mendata, tetapi juga melakukan sinkronisasi antara kondisi fisik alat di lapangan dengan data yang sudah tercatat di sistem daring Kemenkes. Hal ini untuk memastikan tidak ada lagi alat kesehatan yang tercatat "baik" di sistem, padahal di lapangan sudah rusak atau tidak layak pakai.

Dengan data yang akurat dan terpadu, pemerintah daerah diharapkan bisa lebih cepat mengajukan usulan bantuan alat kesehatan ke pemerintah pusat. Dinkes Kabupaten Serang menargetkan seluruh Pustu dan Labkesmas memiliki data inventaris yang seragam dan dapat diakses secara real-time oleh pemangku kepentingan.

Reporter: Yoga Permadi
Sumber: radarbanten.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top