BANTEN — Suasana santai di sebuah kafe di Jalan Pattimura, Makassar, Rabu siang, tak mengurangi keseriusan pembahasan antara operator pelabuhan dan para pelaku usaha pelayaran. Pelindo Regional 4 Makassar sengaja mengundang Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Indonesian National Shipowners' Association (INSA) Makassar serta sejumlah perusahaan pelayaran untuk duduk bersama membahas pelayanan di Pelabuhan Makassar.
Diskusi yang dikemas dalam forum coffee morning itu memusatkan perhatian pada dua layanan krusial: pemanduan dan penundaan kapal niaga. Para peserta dari perusahaan pelayaran memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai catatan operasional secara langsung kepada manajemen Pelindo.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk membangun komunikasi yang terbuka dan kolaboratif. “Melalui kegiatan Coffee Morning ini, kami ingin memperkuat hubungan baik dengan seluruh pengguna jasa dan mitra kerja. Pelindo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta menciptakan operasional pelabuhan yang aman, lancar, dan efisien,” ujar Iwan dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026).
Forum ini sengaja dirancang agar tidak kaku. Dengan suasana santai, para peserta lebih leluasa memberikan masukan konstruktif terkait kualitas layanan di pelabuhan. Manajemen Pelindo mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan untuk dijadikan bahan evaluasi internal.
Para peserta menyambut positif inisiatif ini. Mereka menilai diskusi tatap muka seperti ini jauh lebih efektif ketimbang komunikasi formal melalui surat-menyurat. Dalam pertemuan tersebut, sejumlah usulan perbaikan operasional langsung mengemuka dan mendapat respons cepat dari pihak Pelindo.
Pelindo Regional 4 Makassar berencana menjadikan coffee morning sebagai agenda rutin. Langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan di Pelabuhan Makassar, yang selama ini menjadi pintu gerbang logistik utama di kawasan timur Indonesia.
Dengan komunikasi yang lebih intensif, Pelindo berharap berbagai hambatan operasional bisa segera diantisipasi. Pada akhirnya, kelancaran aktivitas bongkar muat dan lalu lintas kapal di Pelabuhan Makassar diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Selatan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah antar peserta.