TANGERANG — Sebanyak 2.700 siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari berbagai daerah di Indonesia mendapatkan materi kewirausahaan, literasi kesehatan mental, dan kesadaran keberlanjutan melalui program PNM Mengajar. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-27 PT Permodalan Nasional Madani (PNM).
Salah satu lokasi pelaksanaan adalah SMK Ki Hajar Dewantoro di Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Kamis (21/5). Para siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi juga diajak memahami bagaimana dunia entrepreneurship berkembang di era digital.
Kepala SMK Ki Hajar Dewantoro, Liza Puspita Sari, menilai program ini menjadi jembatan penting bagi siswanya. Ia menyebut bahwa banyak siswa SMK menghadapi tantangan adaptasi terhadap perubahan teknologi dan tuntutan soft skill yang kerap tidak tercakup dalam pelajaran teknis di kelas.
“Kalian harus memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Materi yang diberikan merupakan bekal yang sangat berharga untuk menambah wawasan dan pengetahuan,” ujar Liza di hadapan para siswa, Kamis lalu.
Pekan Nasional Mengajar yang bertajuk “Berkelana: Belajar Kewirausahaan, Literasi Kesehatan & Dampak Keberlanjutan” tidak berhenti pada sesi inspirasi. Tiga pilar utama yang disampaikan meliputi:
Menurut catatan PNM, tidak semua siswa SMK memiliki akses yang sama terhadap wawasan industri dan pengalaman praktis. Kesenjangan ini, terutama dirasakan oleh siswa di daerah, menciptakan jarak antara apa yang dipelajari di sekolah dengan realitas dunia kerja.
Program ini menjadi salah satu bentuk intervensi untuk mengatasi hal tersebut. PNM menerjunkan perwakilan terbaiknya untuk berbagi pengalaman langsung kepada ribuan siswa di seluruh Indonesia.
Liza menambahkan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan dan perusahaan seperti PNM menjadi semakin krusial. “Serap setiap ilmu yang disampaikan, lalu terapkan dalam kehidupan maupun untuk persiapan di dunia kerja ke depannya,” pesannya.
Ke depan, tantangan lulusan SMK bukan lagi sekadar mencari pekerjaan, melainkan bagaimana mereka mampu beradaptasi dan terus berkembang di tengah perubahan zaman. Inisiatif seperti PNM Mengajar diharapkan dapat menjadi model bagi perusahaan lain untuk turut serta menyiapkan generasi muda yang tangguh secara mental dan keterampilan.