TANGERANG — Pemerintah Kota Tangerang meresmikan aplikasi CISADANE, sebuah sistem informasi terpusat yang dirancang untuk mengintegrasikan data dan layanan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Peluncuran dilakukan bersamaan dengan kegiatan O2SN dan FLS3N di Stadion Benteng Reborn, Senin (25/5).
Selama ini, data peserta didik berkebutuhan khusus di Kota Tangerang tercatat secara parsial di masing-masing sekolah. Akibatnya, koordinasi antara satuan pendidikan, pemerintah daerah, dan orang tua kerap terhambat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menjelaskan bahwa CISADANE tidak sekadar menjadi gudang data. "Bukan hanya pendataan anak berkebutuhan khusus, tetapi juga menghadirkan layanan konseling dan pendampingan," ujarnya.
Wahyudi merinci, sistem ini mengemban tiga fungsi pokok. Pertama, sebagai media administrasi dan pendataan yang terstandar. Kedua, sebagai alat monitoring layanan pendidikan inklusif di setiap sekolah. Ketiga, sebagai jembatan komunikasi antara sekolah, dinas, dan orang tua siswa.
Dengan sistem terpusat, pemantauan perkembangan siswa dan efektivitas program inklusif bisa dilakukan secara real-time oleh pemkot.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menekankan bahwa platform digital ini bertujuan mempermudah seluruh proses layanan. "Ini untuk memudahkan proses layanan pendidikan, termasuk memperkuat komunikasi antara sekolah, pemerintah dan orang tua," tuturnya.
Lewat CISADANE, orang tua dapat mengakses informasi terkait perkembangan anak, jadwal konseling, hingga rekomendasi pendampingan tanpa harus datang ke sekolah atau dinas.
Pada momen yang sama, Pemkot Tangerang juga meluncurkan aplikasi SIP PAUD PNF. Aplikasi ini difokuskan untuk pengawasan dan pendampingan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan pendidikan nonformal (PNF) di wilayah kota.
Langkah ini menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam memperbaiki integrasi data pendidikan secara menyeluruh, dari jenjang PAUD hingga sekolah inklusif. Kedua aplikasi diharapkan mulai diimplementasikan secara penuh oleh seluruh satuan pendidikan dalam waktu dekat.