TANGERANG — Sinar Mas Land resmi memasarkan klaster hunian premium Giva di kawasan The Kaia, Grand Wisata Bekasi. Harganya mulai Rp3 miliar hingga Rp7 miliar per unit. Seluruh rumah di klaster terbatas ini dibekali panel surya dan sistem smart home yang bisa dikontrol lewat ponsel.
Klaster Giva dikembangkan di lahan seluas 4,5 hektare dengan jumlah terbatas 115 unit. CEO Residential National Sinar Mas Land Prasetijo Tanumihardja mengatakan peluncuran ini merupakan komitmen perusahaan menghadirkan hunian berkualitas yang mengedepankan kenyamanan dan keberlanjutan.
"Setiap unit hunian di klaster ini dilengkapi panel surya, untuk menghemat konsumsi listrik dari jaringan utama sekaligus mendukung penggunaan energi terbarukan," ujar Prasetijo di Tangerang, Selasa.
Mengusung tagline "Elevate Living", Giva menawarkan empat tipe hunian: Giva 8, Giva 9, Giva 10, dan Giva 12. Seluruh tipe dirancang oleh Steve Handoko dari Stairs Architect, salah satu arsitek terkemuka di Indonesia.
Tipe Giva 8 memiliki luas tanah mulai 144 m² dan luas bangunan 185 m² dengan empat kamar tidur serta lima kamar mandi. Tipe Giva 9 sedikit lebih besar dengan luas tanah 198 m² dan bangunan 195 m², tetap dengan empat kamar tidur dan lima kamar mandi.
Sementara tipe Giva 10 menawarkan luas tanah 220 m² dan bangunan 282 m². Tipe tertinggi, Giva 12, memiliki luas tanah 264 m² dan bangunan 302 m² dengan lima kamar tidur, lima kamar mandi, garasi khusus, serta area taman yang lebih luas.
Penghuni klaster Giva bisa menikmati private clubhouse dengan kolam renang outdoor, kolam renang anak, lapangan tenis, fitness facility eksklusif, dan lapangan futsal. The Kaia Boulevard juga tersedia untuk jalan santai atau bersepeda di ruang terbuka hijau.
Lokasi klaster ini berdekatan dengan Living World Grand Wisata, Artotel Living World Grand Wisata, Eka Hospital, Rumah Sakit Hermina, Go! Wet Waterpark, serta sejumlah sekolah seperti Al-Azhar, IPEKA, dan Notre Dame.
Prasetijo menjelaskan Bekasi menjadi salah satu wilayah pusat pertumbuhan hunian modern yang terintegrasi di timur Jakarta. Hal ini didorong pesatnya pembangunan infrastruktur transportasi, ekspansi kawasan industri, serta meningkatnya tren sustainable living.
"Kami meyakini bahwa Giva tidak hanya menawarkan nilai hunian yang unggul dari sisi desain, lokasi, dan fasilitas, tetapi juga memiliki prospek investasi jangka panjang yang kuat seiring dengan pesatnya pertumbuhan kawasan Bekasi," katanya.
Grand Wisata sebagai township seluas 1.100 hektare terkoneksi langsung dengan Tol Jakarta-Cikampek, JORR I & II, LRT, dan KCIC Jakarta-Bandung melalui shuttle bus terintegrasi. Kawasan ini juga memiliki tiga akses gate, termasuk North Gate yang langsung menuju Tol Jakarta Cikampek KM21.