TANGERANG — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kota Tangerang memastikan seluruh proses pemulangan jamaah haji telah siap seratus persen. Plt Kemenhaj Kota Tangerang, Sahiyah, mengatakan kepulangan dibagi dalam dua gelombang besar: gelombang pertama berlangsung pada 2 hingga 12 Juni 2026, dan gelombang kedua pada 23 hingga 29 Juni 2026.
Setelah tiba di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), seluruh jamaah tidak akan dijemput langsung di terminal. Mereka akan diarahkan menuju Asrama Haji Banten Grand El-Hajj di Cipondoh untuk menjalani proses debarkasi.
"Semua gelombang dan kloter rombongan akan melalui debarkasi Asrama Haji Cipondoh dan kami memastikan telah siap 100 persen mulai dari sarana prasarana, akomodasi, sampai fasilitas medis yang disediakan di sana," ujar Sahiyah dalam keterangannya, Selasa.
Berdasarkan data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), 1.560 jamaah haji asal Kota Tangerang akan dipulangkan dalam tujuh kloter. Jadwalnya adalah Kloter 1 pada 2 Juni, Kloter 2 pada 12 Juni, Kloter 3 pada 23 Juni, Kloter 4 pada 24 Juni, Kloter 5 dan 6 pada 27 Juni, serta Kloter 7 pada 29 Juni 2026.
General Manager Bandara Soetta, Heru Karyadi, mengimbau keluarga jamaah untuk tidak melakukan penjemputan langsung di terminal kedatangan bandara. Langkah ini untuk menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional di Bandara Soetta.
"Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan penjemputan langsung di area terminal kedatangan bandara guna menghindari kepadatan dan memastikan kelancaran operasional," kata Heru. Ia menyarankan keluarga yang ingin menjemput langsung menuju asrama atau debarkasi masing-masing kabupaten/kota.
Bandara Soetta sendiri direncanakan melayani kepulangan total 34.853 jamaah haji mulai 1 hingga 30 Juni 2026. Secara keseluruhan, fase kepulangan melalui bandara itu mencakup 84 kloter, terdiri dari 8.701 haji Debarkasi Pondok Gede, 12.092 haji Debarkasi Bekasi, 9.096 haji Debarkasi Banten, dan 4.964 haji transit ke Lampung.
Fase pertama kepulangan jamaah haji ke Indonesia melalui Bandara Soetta telah diawali pada 1 Juni 2026 oleh dua debarkasi, yakni Pondok Gede dan Bekasi, dengan jumlah 836 orang. Mereka dilayani maskapai Garuda Indonesia dan Saudia Airlines melalui Terminal 2F.