BANTEN — Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga buyback emas Antam hari ini tercatat Rp2.569.000 per gram, turun Rp7.000 dari Rp2.576.000 pada perdagangan sebelumnya. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali ini melebar menjadi Rp195.000 per gram, naik dari Rp193.000 di sesi sebelumnya.
Untuk transaksi di Butik Emas Logam Mulia (BELM) Setiabudi One Jakarta, Antam menyediakan emas batangan dalam berbagai pecahan. Berikut rincian harga per pecahan yang berlaku hari ini:
Harga tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,25 persen sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023. PT Antam Tbk selaku penjual akan menerbitkan bukti potong PPh 22 untuk setiap transaksi.
Sesuai PP Nomor 49 Tahun 2022, transaksi emas batangan saat ini tidak dipungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Artinya, nilai PPN tidak diperhitungkan dalam total pembayaran. Namun, pembeli tetap dikenakan PPh Pasal 22 dengan tarif 0,25 persen yang berlaku sebagai ketentuan final.
Di laman resmi Logam Mulia, sejumlah varian emas batangan tercatat belum tersedia untuk hari ini. Pembeli disarankan untuk mengecek ketersediaan stok langsung ke butik emas atau melalui kanal penjualan resmi Antam.
Penurunan harga emas Antam selama dua hari berturut-turut menjadi sinyal koreksi bagi investor yang sebelumnya memburu logam mulia sebagai aset safe haven. Selisih harga jual dan buyback yang melebar menandakan biaya likuiditas semakin tinggi jika pemilik ingin menjual kembali emasnya dalam waktu dekat.
Bagi pembeli baru, harga yang lebih rendah bisa menjadi momentum akumulasi, terutama untuk pecahan kecil seperti 0,5 gram dan 1 gram yang lebih terjangkau. Namun, investor perlu mencermati pergerakan harga emas global dan kurs rupiah yang kerap menjadi faktor utama pergerakan harga emas Antam di dalam negeri.