Gubernur Banten Andra Soni Awasi Penandatanganan PKS PJLH DAS Cidanau, Program Konservasi Hulu-Hilir Kembali Berjalan

Penulis: Zainul Arifin  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 23:30:43 WIB
Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan penandatanganan PKS PJLH DAS Cidanau di Cilegon.

CILEGON — Program Pembayaran Jasa Lingkungan Hidup (PJLH) DAS Cidanau kembali berjalan setelah sempat mengalami masa jeda pada 2024 akibat penyesuaian regulasi pengelolaan sumber daya air. Gubernur Banten Andra Soni menyaksikan langsung penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Krakatau Tirta Industri (KTI), Forum Komunikasi DAS Cidanau (FKDC), dan Perum Jasa Tirta II (PJT II) di Excellence Center PT KTI, Kota Cilegon, Jumat (22/5).

Skema Pembayaran Jasa Lingkungan yang Jadi Referensi Nasional

Program ini merupakan kelanjutan dari kerja sama konservasi kawasan Rawa Danau yang sudah berjalan puluhan tahun. Andra Soni menjelaskan bahwa skema PJLH melibatkan pihak industri pemanfaat air di hilir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat penjaga kawasan hulu melalui kegiatan konservasi.

"Ini sebenarnya adalah kelanjutan dari kerja sama yang sudah puluhan tahun dilaksanakan dalam rangka konservasi wilayah Rawa Danau, yang dikerjasamakan antara Forum Komunikasi DAS Cidanau dan pihak-pihak industri yang memanfaatkan air di wilayah hilir," ujar Andra Soni.

Pelaksana Tugas Direktur PT KTI, Dendin Hermawan, menambahkan bahwa program ini telah dijadikan percontohan oleh Bappenas RI. "PT KTI dan FKDC sudah bersepakat bertanda tangan, dan tahun ini melibatkan Perum Jasa Tirta II. Program pembayaran jasa lingkungan ini dibawa Bappenas RI menjadi bagian dari referensi ataupun percontohan di Indonesia," kata Dendin.

Mengapa DAS Cidanau Krusial bagi Cilegon?

DAS Cidanau merupakan salah satu sumber air baku utama bagi kawasan industri dan masyarakat di Kota Cilegon. Kawasan ini juga terhubung dengan Cagar Alam Rawa Danau yang berfungsi penting sebagai penyimpan dan pengatur tata air di Kota Cilegon dan Serang Barat.

Andra Soni menekankan bahwa kebutuhan air baku di Cilegon terus meningkat seiring pertumbuhan industri dan kebutuhan masyarakat. "Kita sadar bahwa Cilegon membutuhkan air baku yang besar sehingga kita harus menjaga daerah-daerah tangkapan air kita agar berkelanjutan," ujarnya.

Peran Kelompok Tani Hutan di Kawasan Hulu

Dalam program PJLH, kelompok tani hutan di kawasan hulu mendapat dukungan untuk menjaga tutupan lahan, mempertahankan pohon, serta menjaga kelestarian daerah tangkapan air. Menurut Andra, keterlibatan masyarakat dalam program konservasi menjadi kekuatan utama dalam menjaga kelestarian DAS Cidanau.

"Kita berharap kerja sama ini, pertama keberlangsungan konservasi berjalan dengan baik, kemudian alam atau lingkungannya terjaga dengan baik karena keterlibatan masyarakat setempat dalam kegiatan ini," katanya.

Selama dua dekade terakhir, program PJLH melibatkan kelompok tani hutan di wilayah hulu yang berperan menjaga tutupan lahan dan kelestarian lingkungan. Skema ini memastikan sumber air tetap terjaga demi keberlanjutan pasokan air di wilayah hilir, termasuk untuk kawasan industri dan masyarakat Kota Cilegon.

Reporter: Zainul Arifin
Sumber: banten.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top