SERANG — Empat sekolah di Banten masuk dalam daftar 30 SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 yang dirilis Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Keempatnya tersebar di Kabupaten Pandeglang dan Kota Tangerang Selatan.
Gubernur Banten Andra Soni menyatakan rasa syukur atas penetapan ini. Ia menekankan bahwa SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) yang berada di bawah naungan Pemprov Banten menjadi salah satu yang terpilih.
"Alhamdulillah, SMA Negeri Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) yang di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten juga ditetapkan menjadi SMA Garuda," ucapnya di Kota Serang, Sabtu (13/6/2026).
Target Pemerataan Akses bagi Keluarga Kurang Mampu
Andra Soni berharap sekolah unggulan ini bisa diakses oleh anak-anak potensial dari seluruh Banten, terutama dari keluarga kurang mampu. "Kita akan tingkatkan terus kesempatan anak-anak di Provinsi Banten terutama dari keluarga kurang mampu bisa bersekolah di SMA Garuda," tambahnya.
Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menambahkan, program ini menjadi upaya konkret meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Jawara. Empat sekolah yang terintegrasi ini akan menjadi percontohan dan mendapat dukungan dari pusat maupun daerah.
Empat Sekolah yang Ditetapkan: dari CMBBS hingga MA Ibad Ar Rahman
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin menjelaskan, program SUGT merupakan langkah strategis mengakselerasi transformasi pendidikan. "Langkah besar ini merupakan manifestasi visi Pemerintah Provinsi untuk mengakselerasi transformasi pendidikan di 'Tanah Jawara', sekaligus menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi pemimpin masa depan yang kompetitif di kancah global demi menyongsong Indonesia Emas 2045," ungkapnya.
Empat sekolah yang ditetapkan adalah:
- SMA Negeri CMBBS di Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Sekolah berasrama ini memadukan pendidikan akademik, kepemimpinan, dan nilai islami.
- SMA Kharisma Bangsa di Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Sekolah yang berdiri sejak 2006 ini fokus pada STEM dan pendidikan karakter.
- SMA Labschool Cirendeu di Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Sekolah di bawah Yayasan Pembina UNJ ini berorientasi pada daya saing nasional dan internasional.
- Madrasah Aliyah (MA) Ibad Ar Rahman di Batubantar, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang. Madrasah dalam lingkungan Pondok Pesantren Ibad Ar Rahman ini menerapkan kurikulum nasional terintegrasi.
Target 80 Sekolah dalam Lima Tahun
Secara nasional, pemerintah menargetkan 80 sekolah bertransformasi menjadi SMA Unggul Garuda dalam kurun waktu 2025-2029. Untuk Banten, implementasi empat sekolah dimulai pada 2026.
Program ini melibatkan Tim Pakar dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, dan Universitas Negeri Jakarta. Nama-nama seperti Prof. Dr. Awaluddin Tjalla, M.Pd., M.Psi. dan Prof. Dr. Fatimah Arofiati Noor, S.Si., M.Si. mengawal pengembangan kurikulum agar standar internasional terjaga.
Penetapan sekolah dilakukan berdasarkan penilaian potensi akademik sebagai parameter utama, selain pemerataan wilayah. Sekolah model ini menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendorong lahirnya generasi muda berkarakter dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui penguatan sains dan teknologi.