Pencarian

Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Sinergi Industri Pariwisata demi Jaga Pertumbuhan Positif di Tengah Tekanan Global

Sabtu, 11 Juli 2026 • 19:39:31 WIB
Wamenpar Ni Luh Puspa Dorong Sinergi Industri Pariwisata demi Jaga Pertumbuhan Positif di Tengah Tekanan Global
Wamenpar Ni Luh Puspa menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

TANGERANG SELATAN — Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menegaskan bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem pariwisata yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan. Pernyataan itu ia sampaikan di hadapan para pelaku industri yang hadir dalam ajang pameran kuliner dan perhotelan di ICE BSD City pada pekan lalu.

Kinerja Positif di Tengah Ketidakpastian Geopolitik

Menurut data Badan Pusat Statistik, total kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai 6,07 juta kunjungan secara nasional. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 7,68 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada periode yang sama, perjalanan wisatawan nusantara tercatat sebanyak 523,22 juta perjalanan, naik 2,86 persen dari tahun sebelumnya. Capaian ini membuktikan bahwa minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri masih sangat kuat dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

"Di tengah ketidakpastian geopolitik, jumlah kunjungan wisman dan perjalanan wisnus periode Januari hingga Mei 2026 terus tumbuh positif. Kondisi tersebut membuktikan Indonesia tetap menjadi destinasi menarik bagi wisatawan mancanegara maupun pelancong domestik dari berbagai daerah," kata Ni Luh Puspa dikutip dalam laman Kemenpar, Sabtu (11/7/2026).

Peran Strategis Sektor Kuliner dan Hospitalitas

Wamenpar menilai sektor kuliner, makanan, minuman, dan hospitality memiliki peran strategis dalam memperkuat pengalaman wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat lokal. Pemerintah, kata dia, terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menghadirkan layanan pariwisata yang berkualitas dan inovatif.

"Saya mengajak para pelaku industri pariwisata untuk terus berkolaborasi menghadirkan pengalaman wisata berkualitas dan berkelanjutan. Kami harapkan sinergi pemerintah dan pelaku industri mampu memperkuat daya saing pariwisata Indonesia sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat," ujar Ni Luh Puspa.

Ajakan ini disampaikan di tengah optimisme bahwa sektor pariwisata nasional masih memiliki ruang tumbuh yang besar. Dengan sinergi yang solid antara pemerintah pusat, daerah, dan pelaku usaha, daya saing pariwisata Indonesia diharapkan semakin kokoh di kancah global.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks