BANTEN — Joe Cole dan Ashley Cole, dua mantan bintang Timnas Inggris, kembali membuka kenangan pahit manis Euro 2004. Dalam podcast terbaru bertajuk Could It Be Coming Home?, mereka membahas bagaimana turnamen di Portugal itu menjadi pelajaran berharga bagi generasi saat ini. Menurut mereka, keberhasilan di turnamen besar sering kali ditentukan oleh momen-momen kecil yang tak terduga—atau yang mereka sebut sebagai 'sliding doors moments'.
Cedera Rooney di Momen Puncak
Joe Cole langsung teringat pada performa luar biasa Wayne Rooney yang saat itu masih berusia 18 tahun. Striker Everton itu menjadi bintang dengan mencetak gol dan menjadi pemain termuda yang mencetak gol di Piala Eropa. Namun, semuanya berubah saat Inggris bertemu tuan rumah Portugal di perempat final.
“Dia cedera di perempat final, kan? Itu mengubah pertandingan—salah satu momen sliding doors,” ujar Joe Cole. Ia menegaskan bahwa jika Inggris ingin menang di Piala Dunia tahun ini, mereka butuh momen-momen seperti itu berpihak pada mereka. “Pemain terbaikmu yang sedang dalam performa terbaik harus tetap fit, atau wasit memutuskan sesuatu yang menguntungkanmu,” tambahnya.
Dua Legenda, Dua Kenangan Berbeda
Ashley Cole, bek kiri legendaris itu, justru memulai kenangannya dengan laga pembuka melawan Prancis. “Melawan Prancis...,” ujarnya sebelum disela Joe Cole yang menyebut tendangan bebas Zinedine Zidane. “Dan penalti...,” lanjut Ashley. Inggris unggul 1-0 hingga menit akhir, sebelum Zidane mencetak dua gol di masa injury time dan membalikkan keadaan.
Meski kalah, Ashley Cole mengaku tetap bangga bisa menjadi bagian dari turnamen itu. “Itu tetap pengalaman luar biasa. Kami beruntung bisa berada di lingkungan timnas—hotel yang luar biasa, fasilitas yang mendukung. Tapi seperti kata Joe, kami menghadapi tim-tim tangguh,” katanya.
Pelajaran untuk Gareth Southgate
Joe Cole menekankan bahwa kegagalan Inggris di turnamen besar bukan semata karena kualitas pemain. “Orang sering mengkritik karena tidak memenangkan Piala Dunia, tapi itu sangat sulit dilakukan. Ada tim-tim hebat yang juga belum berhasil,” ujarnya. Menurutnya, margin kemenangan sangat tipis, dan Inggris harus bisa memanfaatkan setiap peluang kecil yang ada.
Podcast ini diproduksi oleh Carling, sponsor resmi Piala FA dan Piala FA Wanita Adobe. Joe Cole dan Ashley Cole berharap pengalaman pahit di Euro 2004 bisa menjadi pelajaran berharga bagi skuad Inggris saat ini untuk meraih sukses di Piala Dunia 2026.