Pencarian

Es Dawet Durian hingga Aksesori Rp 5.000 Meriahkan Festival Cisadane 2026, 13 Kecamatan di Kota Tangerang Unjuk Produk UMKM

Jumat, 24 Juli 2026 • 09:28:01 WIB
Es Dawet Durian hingga Aksesori Rp 5.000 Meriahkan Festival Cisadane 2026, 13 Kecamatan di Kota Tangerang Unjuk Produk UMKM
Ribuan pengunjung memadati bantaran Sungai Cisadane dalam Festival Cisadane 2026 yang menampilkan produk UMKM dari 13 kecamatan di Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG — Es dawet durian khas Batuceper, es asem Jawa tanpa pemanis buatan dari Karawaci, hingga aneka busana anak dari Cibodas menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan pengunjung Festival Cisadane 2026. Perhelatan yang berlangsung di bantaran Sungai Cisadane ini menghadirkan produk-produk UMKM dari seluruh kecamatan di Kota Tangerang, mulai dari kuliner, fesyen, hingga kerajinan tangan.

Stan Batuceper: Durian Lokal Jadi Primadona

Salah satu stan yang paling ramai didatangi pengunjung adalah milik Kecamatan Batuceper. Mereka menyajikan es dawet durian yang dibuat dari campuran durian lokal dan gula aren, menghasilkan cita rasa yang legit dan berbeda dari dawet biasa. "Yuk, cobain es dawet durian khas Batuceper di stand kami. Selain disajikan dengan bahan-bahan berkualitas, juga memiliki cita rasa es dawet yang berbeda, yang tentunya tidak pelit duriannya. Jadi cocok untuk pecinta durian," ujar Akro, pelaku UMKM setempat.

Selain minuman, stan Batuceper juga memajang aneka kerajinan seperti gantungan telepon genggam dan gantungan kunci hasil karya warga sekitar. Produk-produk ini dijual dengan harga yang relatif terjangkau, menjadikannya oleh-oleh favorit pengunjung.

Produk Berlegalitas Lengkap dari Cibodas dan Karawaci

Berbeda dengan stan lainnya, Kecamatan Cibodas lebih fokus pada produk yang sudah siap masuk ritel modern. Mereka menawarkan busana anak dan makanan olahan kemasan yang telah mengantongi legalitas lengkap. "Agar pengunjung tidak bosan, menu kuliner juga tersaji seperti cireng, kebab, jus, hingga nasi kuning. Semua produk dijual mulai dari Rp10 ribuan saja," kata Dini, perwakilan UMKM Kecamatan Cibodas.

Sementara itu, Kecamatan Karawaci mengandalkan minuman segar es asem Jawa yang dibuat dari buah segar tanpa pemanis buatan. Stan ini juga menjual mac and cheese, hijab, ciput, hingga aksesori kristal. "Serbu stand Kecamatan Karawaci, borong aksesori cantik mulai dari Rp5 ribuan saja. Tak terkecuali hijab dengan harga terjangkau dari pasaran," ujar Nur Rosada, pelaku UMKM Kecamatan Karawaci.

Pemkot Dorong Warga Belanja Produk Lokal

Keikutsertaan puluhan pelaku UMKM dari 13 kecamatan ini menjadi bukti berkembangnya ekonomi kreatif di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen Festival Cisadane sebagai kesempatan mendukung pertumbuhan UMKM dengan membeli produk-produk lokal berkualitas yang dipamerkan selama kegiatan berlangsung. Festival ini dinilai menjadi momentum strategis bagi pelaku usaha kecil untuk memperluas pasar sekaligus memperkenalkan produk unggulan mereka ke khalayak yang lebih luas.

Bagikan
Sumber: fixsnews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks