BANTEN — FIFA memastikan teknologi pengambilan keputusan offside terbaru akan digunakan pada Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Inovasi ini menjawab kelamahtahanan keputusan VAR yang kerap memicu frustrasi pemain dan suporter.
Dalam sistem anyar ini, wasit asisten akan menerima peringatan audio real-time begitu seorang pemain terbukti offside lebih dari 10 sentimeter. Angka itu delapan kali lebih sensitif ketimbang versi sebelumnya yang diuji coba di Piala Dunia Antarklub dan Piala Interkontinental, yang hanya bereaksi pada pelanggaran di atas 50 sentimeter.
Mengapa FIFA Percepat Keputusan Offside?
Keputusan menunda pengibaran bendera offside selama ini memang sengaja diterapkan agar serangan tidak terhenti prematur. Namun praktik itu nyaris merenggut nyawa penyerang Nottingham Forest, Taiwo Awoniyi, pada Mei 2025. Ia harus dirawat dalam kondisi koma akibat benturan dengan tiang gawang setelah asisten wasit menunda mengangkat bendera.
“Kami berharap teknologi ini mengurangi cedera yang tidak perlu akibat pergerakan sia-sia saat offside sudah pasti,” demikian pernyataan FIFA dalam rilis resminya.
Avatar 3D untuk Seluruh Pemain
FIFA juga akan memindai seluruh 1.248 pemain dari 48 tim yang berlaga di Piala Dunia 2026. Setiap pemain masuk ke ruang pemindaian khusus selama satu detik pada sesi pemotretan pramusim. Hasilnya, avatar 3D berbasis kecerdasan buatan (AI) yang lebih hidup dan akurat untuk menentukan posisi offside.
Animasi offside yang ditayangkan ke pemirsa televisi pun akan lebih jelas dan realistis ketimbang garis-garis dua dimensi yang selama ini digunakan.
Batas Teknologi: Offside 10 cm ke Bawah Masih Butuh Mata Wasit
Meski lebih presisi, sistem ini tetap memiliki keterbatasan. FIFA mengakui teknologi belum bisa mendeteksi offside dengan margin sangat tipis di bawah 10 sentimeter. Situasi ketika pemain terjatuh atau beberapa pemain berdekatan juga masih sulit diproses secara otomatis.
Lebih penting lagi, teknologi ini hanya berlaku untuk offside posisional — bukan untuk keputusan subjektif seperti apakah seorang pemain mengganggu lawan tanpa menyentuh bola. Wasit tetap memegang kendali penuh kapan mengangkat bendera, termasuk jika mencurigai adanya kegagalan fungsi perangkat.
Dua Fitur Tambahan: Garis Gawang dan Sudut Pandang Kiper
FIFA juga meresmikan teknologi penentu bola keluar lapangan sebelum gol terjadi. Sistem ini akan menampilkan animasi 3D posisi bola secara presisi, mirip teknologi garis gawang. Keputusan kontroversial seperti gol Aston Villa yang dianulir saat melawan Brentford pada Februari lalu diharapkan tak terulang.
Selain itu, fitur “line-of-sight” baru menyediakan dua sudut pandang virtual yang mereplikasi perspektif kedua kiper. Ini membantu VAR memutuskan apakah penjaga gawang benar-benar terhalang pandangannya saat terjadi offside — isu yang kerap memicu perdebatan musim ini.
Seluruh teknologi ini akan diuji penuh pada Piala Dunia 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli mendatang.