KABUPATEN TANGERANG — Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menggandeng Sinarmas Land untuk menghadirkan program percontohan sekolah BERHATI di wilayahnya. Rencana ini mengemuka setelah Bupati Maesyal Rasyid menghadiri Festival Sekolah BERHATI 2026 di Atrium Mall The Breeze BSD, Senin (15/6).
“Program ini bagus sekali, sejak usia dini untuk anak-anak kita Kabupaten maupun Tangsel itu bisa ditanamkan karakter hijaunya. Pemkab Tangerang, Pemkot Tangsel bersama dengan Sinarmas Land ingin sekali merancang pilot proyek sekolah yang mengikuti tema BERHATI ini,” ujar Maesyal dalam sambutannya.
Tiga Pilar Utama: Hijau, Sehat, dan Inovatif
Program BERHATI tidak sekadar menghijaukan lingkungan sekolah. Konsep ini mencakup tiga nilai utama: pembentukan karakter anak didik, kesadaran akan kesehatan, dan pengembangan inovasi dalam proses belajar mengajar. Menurut Bupati, pendekatan ini sangat mendukung kenyamanan dan efektivitas pembelajaran di kelas.
Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya melalui program CSR Sinarmas Land. “Pemerintah daerah akan terus mendorong pilot proyek sekolah BERHATI ini bisa dibangun bersama Sinarmas dengan CSR-nya dan menjadi program unggulan supaya memberikan kontribusi terhadap upaya mencerdaskan bangsa,” tambahnya.
Bantuan Pendidikan untuk 283 Penerima Manfaat
Dalam kesempatan yang sama, Managing Director President Office Sinarmas Land, Dony Martadisata, menyebutkan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan SDM unggul. Pihaknya menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.
Sinarmas Land juga menyalurkan bantuan pendidikan kepada 283 penerima manfaat yang tersebar di wilayah Tangerang Raya hingga Kecamatan Rumpin, Bogor. Bantuan ini merupakan bagian dari program CSR berkelanjutan perusahaan di bidang pendidikan.
“Komitmen inilah yang melahirkan program sekolah BERHATI melalui pendampingan berkelanjutan. Ini fokus pada tiga nilai utama: berkarakter hijau, sehat, dan inovatif,” jelas Dony.
Dorong Perbanyak Sekolah BERHATI, Bukan Hanya Kuantitas
Bupati Maesyal berharap program ini tidak berhenti pada satu atau dua sekolah percontohan. Ia meminta agar CSR BSD terus ditambah dan diperluas jangkauannya ke wilayah sekitar. “Saya ingin sekolah berhati ini harus terus dikumandangkan, diperbanyak dari sisi kuantitas maupun kualitasnya,” tegasnya.
Festival Sekolah BERHATI 2026 sendiri diharapkan menjadi pijakan lahirnya inovasi pendidikan baru sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antarpemangku kepentingan. “Semoga ini menginspirasi hadirnya generasi yang berkarakter peduli lingkungan, sehat, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” pungkas Dony.